Agung Laksono: Jika Ada Perbedaan, Bersatulah!



Dari kiri ke kanan: Ketua DPD Golkar Sumsel Alex Noerdin, Ketua PPK Kosgoro Agung Laksono, Wagub Sumsel Mawardi Yahya, dan Ketua Kasgoro Sumsel Ridho Yahya. (foto-humas pemprov)

Palembang, KoranSN

Ketua Pimpinan Pusat Kolektif Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (PPK Kosgoro) 1957, Agung Laksono mengimbau seluruh kader Partai Golkar Sumsel yang memiliki perbedaan (politik) untuk bersatu. Jika ini terwujud, ia yakin Golkar tidak akan terkalahkan pada Pemilu tahun 2024 mendatang.

Demikian diungkapkan HR Agung Laksono dalam sambutannya usai melantik Ketua Kosgoro Sumsel, Ridho Yahya di Hotel Swarna Hotel, Sabtu (5/10/2019).

Ia mengatakan, pada Pemilu 2019 lalu, Partai Golkar hanya memenangkan pemilu legislatif di tujuh provinsi, yang salah satunya Sumatera Selatan.

“Maka dari itu, saya minta semua kader Golkar bersatu, karena politik itu memang harusnya menyatukan perbedaan. Jadi, jika ada perbedaan, bersatulah,” imbuh Agung.

Ia mengatakan, sebagai organisasi yang melahirkan Partai Golkar, Kosgoro telah banyak mensukseskan calon-calon yang diusung Partai Golkar. Selain itu, Kosgoro juga terus berkomitmen untuk mensukseskan program pemerintah daerah masing-masing dan program pemerintah pusat.

Baca Juga :   Rp 1,1 Triliun untuk Infrastruktur

“Kita mendukung program pemerintah, karena ini merupakan karakteristik Kosgoro,” kata Agung.

Senada, Ketua DPD Partai Golkar Sumsel Alex Noerdin juga mengimbau agar seluruh kader Partai Golkar bersatu.

“Kalau bersatu kita kuat, terjadi friksi itu boleh, tapi jangan merusak,” katanya.

Ia menambahkan, pada Pemilu 2019 lalu, Golkar Sumsel sukses mendudukan kadernya sebagai pimpinan DPRD di 15 kabupaten/kota, ditambah posisi ketua di DPRD Sumsel.

“Dari 17 kabupaten/kota, hanya dua yang lepas, rinciannya, 6 sebagai ketua (DPRD) dan 9 sebagai wakil ketua, tambah ketua DPRD Sumsel. Ini bukti bahwa Golkar Sumsel sudah berbuat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PDK Kosgoro Sumsel Ridho Yahya dalam sambutannya mengatakan, Golkar tidak akan maju selagi kadernya masih terpecah belah. Perbedaan menurutnya, merupakan satu kekuatan jika bisa mempersatukannya.

Baca Juga :   Mantan Ketua MK Kritik Vonis 14 Tahun Penjara untuk Anas Urbaningrum

“Kalau bersatu, tidak akan ada yang menandingi Partai Golkar. Suara Golkar adalah suara rakyat,” katanya.

Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya yang hadir dalam kesempatan itu, mengucapkan terimakasih kepada warga Sumsel yang telah mendukung program kerja Pemprov Sumsel dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat.

“Terima kasih untuk warga Sumsel yang telah mempercayakan amanah kepada kami, Gubernur Herman Deru dan Wakil Gubernur Mawardi Yahya untuk memimpin Provinsi Sumsel. Hari ini tanggal 5 berarti sudah satu tahun lima hari kami memimpin Sumsel,” ucapnya.

Khususnya untuk keluarga besar DPK Kosgoro, dirinya mengucapkan selamat atas pelantikanya dan tetap berharap ada komunikasi dan kerjasama yang baik dengan Pemprov Sumsel.

“Kami membuka diri dengan Kosgoro untuk berpartisipasi dalam membangun Sumsel,” pungkasnya. (awj)

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Herman Deru Optimalkan Percepatan Pemulihan Ekonomi Melalui Penyaluran Bansos

Palembang, KoranSN Gubernur H Herman Deru meminta para kepala daerah atau bupati dan walikota di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.