Ahmad Ditembak Begal dari Belakang di Keramasan

Korban saat dirawat di RSMH Palembang. (foto-dedy/koransn)

Palembang, KoranSN

Ahmad Buang (40), warga Jalan Kemas Rindo Keluarahan Ogan Baru Kecamatan Kertapati, Rabu dini hari (11/9/2019) sekitar pukul 00.30 WIB ditembak kawanan begal dari arah belakang saat korban mengendarai sepeda motor melintasi Kawasan Musi II Keluarahan Keramasan Kertapati Palembang.

Akibat kejadian tersebut, korban menderita luka tembak di bagian tubuh belakang hingga kini kondisi korban kritis dan dirawat di RSMH Palembang.

Tika (38), istri korban saat ditemui di RSMH Palembang mengatakan, kejadian yang dialami oleh suaminya terjadi saat korban usai pulang dari tempat kerja di salah satu pabrik karet di kawasan Musi II Palembang.

“Disaat suami saya melintasi lokasi kejadian usai pulang kerja, tiba-tiba dari semak-belukar di pinggir jalan keluar tiga orang pelaku yang tidak dikenal berboncengan mengendarai satu sepeda motor. Kemudian pelaku tersebut mengejar suami saya yang sedang mengendarai sepeda motor, lalu pelaku itu menembak dari belakang dan mengenai tubuh bagian belakang suami saya. Akibat tembakan tersebut, suami saya terjatuh dari sepeda motor,” ungkapnya.

Masih dikatakannya, ketika korban terjatuh ke aspal jalan barulah para pelaku merampas sepeda motor jenis mastic yang dikemudikan oleh korban, setelah itu pelaku langsung pergi dari lokasi kejadian.

Baca Juga :   Hakim Khusus Ditunjuk Sidangkan 5 Tersangka Komisioner KPU Palembang

“Usai ditembak oleh pelaku begal, suami saya yang terluka merayap di lokasi kejadian sambil berteriak meminta tolong. Tak lama kemudian, melintas teman kerja suami saya yang juga baru pulang kerja. Sehingga suami saya ditolong lalu dibawa ke rumah sakit,” ungkapnya.

Sedangkan Titin (40), kakak ipar korban mengungkapkan, akibat tembakan pelaku pegal tersebut korban menderita luka tembak di tubuh bagian belakang, bahkan proyektil senjata api pelaku masih bersarang di tubuh korban.

“Kata pihak rumah sakit hari ini (kemarin) mau dioperasi untuk mengeluarkan proyektil tersebut. Kalau untuk luka tembaknya cukup parah, sebab hampir mengenai jantung korban. Maka dari itu korban kondisinya kritis dan harus dioperasi,” jelasnya.

Masih dikatakannya, saat di rumah sakit korban sempat sadar lalu menceritakan kejadian pembegalan tersebut. Dimana menurut korban, jika jumlah pelaku yakni tiga orang dengan mengendarai satu unit sepeda motor.

“Kata korban saat kejadian pelaku sempat mengejar dan memepet motor yang dikendarai oleh korban. Lalu dari arah belakang tanpa bicara pelaku langsung menembak tubuh korban hingga membuat korban jatuh, kemudian pelaku langsung mengambil dan membawa sepeda motor milik korban,” terangnya.

Baca Juga :   Cemburu, Gilang Warga Gandus Tikam Istri Siri Berulang Kali

Sementara itu Kapolsek Kertapati Palembang, AKP Polin Eterna Agustinus Pakpahan mengatakan, dirinya sudah mendatangi RSMH Palembang melihat kondisi korban yang kini masih dirawat di rumah sakit.

“Dari keterangan korban jika pelaku berjumlah tiga orang, dan saat kejadian salah satu pelaku menembak korban dari belakang, kemudian barulah pelaku mengambil sepeda motor milik korban,” katanya.

Lanjut Kapolsek, terkait kejadian tersebut kini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk menangkap ketiga pelaku yang telah membegal korban tersebut.

“Jadi, kami masih melakukan penyelidikan untuk menangkap para pelaku yang telah membegal korban,” tegas Kapolsek. (ded)

Iklan Polres Lahat

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Pukul Penjaga Malam, Anak Punk Ditusuk 5 Lobang

Lubuklinggau, KoranSN Seorang anak punk bernama Aan (31) warga Gang Betet, Kelurahan Lubuklinggau Ilir, Kecamatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.