Ahmad Tewas di Atas Tiang Listrik

Ilustrasi. (foto-net)

Palembang, KoranSN

Ahmad Sobri (70), warga Jalan Abi Kusno Cs Lorong Anggrek Kelurahan Kemang Agung Kertapati Palembang, Selasa pagi (13/8/2020) pukul 08.00 WIB tewas kesetrum di atas tiang listrik yang ada di depan lorong, tak jauh dari kediaman korban.

Kapolsek Kertapati Palembang, AKP Paulin Eterna Agustinus Pakpahan membenarkan kejadian tersebut. Saat kejadian pihaknya yang mendapati laporan dari warga langsung mendatangi lokasi kejadian.

“Korban kesetrum aliran listrik di pergelangan tangan kiri hingga membuat korban mengalami luka bakar dan meninggal dunia di atas tiang listrik. Usai kejadian, jenazah korban dievakuasi petugas PLN, lalu di bawa ke rumah duka,” ujarnya.

Masih dikatakan Kapolsek, dari hasil pemeriksaan saksi-saksi diketahui sebelum kejadian terjadi korban sedang memperbaiki listrik di rumah warga, kemudian korban naik ke tiang listrik tersebut menggunakan tangga.

Baca Juga :   Minggu Depan 4 Tersangka Dugaan Korupsi Tugu Batas Kota Palembang Disidangkan

“Disaat naik menggunakan tangga tersebutlah korban kesetrum arus listrik, dan meninggal dunia,” tandas Kapolsek.
Terpisah, Humas PT PLN Wilayah Sumsel, Jambi, dan Bengkulu (S2JB), Bakri mengatakan, jika korban Ahmad Sobri bukan petugas atau pegawai PLN.

“Korban bukan pegawai PLN, namun warga yang sedang memperbaiki listrik,” katanya.

Diungkapnya, pihak PLN mengetahui hal tersebut setelah kejadian terjadi. Sebab sebelumya tidak ada laporan dari masyarakat jika di sekitar lokasi kejadian ada listrik yang mengalami kerusakan.

“Kalau ada laporan warga tentunya petugas PLN yang akan turun memperbaiki listrik tersebut. Namun dalam kejadian ini, perbaikan listrik langsung dilakukan oleh korban,” ungkapnya.

Baca Juga :   Polda Sumsel Lepaskan Wakil Bupati OKU dari Tahanan

Dilanjutkannya, dengan adanya kejadian tersebut pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dengan arus listrik, terutama di tiang listrik yang memiliki tegangan tinggi.

“Kalau ada kerusakan listrik lapor saja ke call center PLN, biar petugas kami yang memperbaiki. Sebab dalam perbaikan tentunya ada SOP yang harus dijalankan agar dalam perbaikan tidak ada korban yang kesetrum oleh arus listrik. Apalagi ancaman arus listrik ini sangat berbahaya,” tutup Bakri. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Tim Macan Putih Gagalkan Transaksi Narkoba Lintas Daerah

Prabumulih, KoranSN Tim Macan Putih Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Prabumulih menggagalkan peredaran Narkoba. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.