Ahok Ingin Belajar Mengatur PNS dari Seoul

images

Jakarta –

Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) menerima kunjungan dari Wakil Walikota Seoul, Jong Seok Im. Seok Im datang bersama delegasi Seoul Metropolitan Government (SMG) dan Duta Besar Korsel untuk Indonesia.

Kunjungan Seok Im dan rombongan ini dalam rangka meningkatkan hubungan sister city antara Jakarta dan Seoul. Sister city merupakan kerja sama yang dijalin oleh beberapa kota di berbagai negara.

“Mereka ingin mempererat hubungan antar kota di ASEAN. Kita tuan rumah ya kita terima lah, kerja sama,” kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (5/6).

Ahok menjelaskan, kerjasama sister city yang dibangun antara Jakarta dan Seoul terdiri dalam berbagai macam hal. Di antaranya adalah hubungan bisnis.

“Macam-macam. Bisa business to business. Perusahaannya apa,” katanya.

Selain itu, Pemprov DKI juga melihat bagaimana penerapan sistem kerja PNS di kota maju itu. Cara Pemkot Seoul menerapkan peraturan bagi karyawannya juga akan dijadikan bahan studi.

“Kami ingin belajar secara pemerintah di sana, sistem kerja tunjangannya bagaimana. Kemudian sistem hukum yang diberikan kepada PNS-nya bagaimana. Kerja sama seperti itu,” tutur mantan bupati Belitung Timur ini.

Baca Juga :   Pemerintah Siapkan 11 Ribu Tempat Tidur Bagi OTG COVID-19

Selain dengan Seoul, DKI Jakarta juga menjalin hubungan sister city dengan beberapa kota lain. Di antaranya adalah Hungaria dan Pyongyang, Korea Utara. DKI Jakarta dengan kedua kota tersebut pernah saling bertukar fauna khas masing-masing.

(kff/vid)



Publisher : Ferdin Ferdin

Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Presiden Jokowi: Pengelolaan Air Harus Jadi Konsentrasi Kerja

Manado, KoranSN Presiden Joko Widodo saat meresmikan Bendungan Lolak di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!