Air Sumur Berbau Karat Jangan Dikonsumsi









Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muratara, dr Mahendra. (Foto-Sunardi/Koransn)

Muratara, KoranSN

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Muratara mengingatkan kepada masyarakat untuk stop dan jangan mengkonsumsi air sumur yang berbau karat. Sebab mengandung zat besi yang membahayakan kesehatan manusia.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muratara, dr Mahendra mengatakan, penyebab air sumur berbau karat karena sumur yang digali masyarakat kurang dalam, sehingga meyebabkan bau yang seperti dikeluhkan masyarakat.

“Jika ada air yang berbau karat, itu berarti sumur masyarakat tidak terlalu dalam atau dangkal, makanya timbul bau karat.” ungkap Mahendra.

Mehendra menjelaskan, dalam ilmu kesehatan, jika air yang berbau karat sangat berbahaya untuk dikonsumsi langsung oleh masyarakat, karena mengandung zat besi yang berbahaya bagi kesehatan.

“Jelas, sangat berbahaya jika dikonsumsi langsung oleh masyarakat, karena air tersebut mengadung zat besi yang berbahaya bagi ginjal. Jadi kalau mau mengkonsumsi air tersebut harus melalui proses atau pengolahan lagi. Dan saya meyarankan kepada warga jangan mengkonsumsi air tersebut, dan segeralah memperdalam sumur yang ada,” ujarnya.

Sementara Fir (48), salah seorang warga Desa Lawang Agung, dirinya mengaku jika air dirumahnya berbau karat, jadi sedikit ragu untuk digunakan dalam kesaharian apalagi untuk diminum.

“Air di rumah saya berbau karat, dan baunya itu sangat pekat, jujur saya sedikit takut untuk menggunakannya. Apalagi jika tidak hujan dan sumur mulai mengering, maka bau karat air tersebut bertambah tajam,” akunya.

Baca Juga :   Hasil Survey Marwan Mansyur di Masyarakat Lahat Tetap Tertinggi

Fir melanjutkan, walaupun air sumur di rumahnya berbau karat ia tetap menggunakan air tersebut untuk keperluan sehari-hari, karena itu satu-satunya sumur yang ada dirumahnya dan slalu digunakan keluarganya.

“Ya, kami tetap menggunakan air tersebut untuk mandi dan mencuci, sedangkan untuk minum ataupun memasak kami menggunakan air galon yang kami beli dari penjual. Kalau mau menggunakan air sumur untuk masak takutnya terjadi apa-apa dan membahayakan diri.” tutupnya. (snd)











Publisher : Apriandi

Lihat Juga

550 Paket Sedekah ASN OKI untuk Kaum Dhuafa

Kayuagung, KoranSN Sebanyak 550 paket bahan pokok hasil dari pengumpulan sedekah ASN di Kabupaten OKI …

error: Content is protected !!