Ajakan Bupati Perangi Narkoba Tak Dipatuhi PNS

Drs Masroni. (foto-ist)
Drs Masroni. (foto-ist)

Lahat, KoranSN

Kepala Dinas Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lahat, Drs Masroni, Senin (17/10/2016) mengatakan dengan adanya kejadian dua oknum PNS anak buahnya yang berinisial ‘HZ’ (50) dan ‘LF’ (36) ditangkap karena menkonsumsi sabu di ruang kerjanya beberapa waktu lalu, berarti ajakan Bupati Lahat, Aswari Rivai untuk perang terhadap narkoba tidak terlalu dipatuhi PNS.

“Sebelumnya saya tidak tahu, jika ada bawahan saya yang ditangkap pihak kepolisian karena diduga konsumsi sabu. Karena saat itu, saya sedang ada di Jakarta mengurus anak saya yang akan menjalani operasi tumor usus. Untuk tidak terulang kembali mungkin ada baiknya kedepan tes urin dilaksanakan secara random dan dadakan dikalangan PNS,” jelas Kepala Bappeda ini.

Baca Juga :   Kepala Dinas dan Bendahara PUBM Terancam Pidana (Sidang Kasus Yan Anton Ferdian)

Dilanjutkannya, saat mengetahui informasi tersebut dirinya sangat kaget bahwa ada dua staff yang berstatus PNS tertangkap dengan dugaan penyalahgunaan narkoba.

“Selama ini, semua yang ada di Bappeda berjalan dengan baik dan semua pekerjaan selalu diselesaikan. Saya sangat tak habis fikir karena kedua oknum tersebut sudah berumur dan sebentar lagi akan memasuki massa pensiun,” jelasnya.

Masih dikataknnya, dirinya tak berpikiran sampai sejauh itu. Apa lagi sampai ada dua bawahannya yang memakai narkoba diruang kerja. “Memang kalo saya lihat dua pegawai saya itu sering kerja sampai larut malam karena banyak pekerjaan dan laporan yang harus diselesaikan,” ungkapnya.

Dirinya sangat menyayangkan melihat ulah dua bawahannya tersebut apalagi saat ini Bupati Lahat,  Saifudin Aswari sedang gencar-gencarnya perang terhadap narkoba. Bahkan beberapa waktu lalu semua pegawai di semua Dinas Pemkab lahat dilakukan tes urine.

Baca Juga :   Korban Pengroyokan Tanyakan Perkembangan Kasus ke Polisi

“Ini bukan kali pertama oknum PNS tertangkap menggunakan narkoba sebelumnya juga telah diringkus Oknum PNS dari Dinas lain,” tandasnya.

Sebelumnya, dari penangkpan dua oknum PNS ‘HZ’ (50) dan ‘LF’ (36), polisi menemukan barang bukti alat hisap sabu. (rob)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Decky Canser

Avatar

Lihat Juga

Benih Lobster Jadi “Tsunami” Politik Prabowo dan Jokowi

Jakarta, KoranSN Sepulang dari perjalanan dinasnya di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat, Menteri Kelautan dan Perikanan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.