Akademisi: Aceh Harus Lebih Memperkuat Ekonomi Syariah





Menurut guru besar Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh itu, hal tersebut terjadi karena kinerja perekonomian Aceh bermasalah. Namun, permasalahan itu jangan dikaitkan dengan ekonomi syariah. Bermasalahnya kinerja perekonomian tersebut, kata dia, karena pengelolaannya yang tidak baik.

“Aceh memiliki potensi perekonomian syariah. Sebab, masyarakat Aceh mayoritas Islami. Perekonomian syariah di Aceh juga didukung dengan regulasi, walau belum sepenuhnya lengkap. Tapi, ini tentu sudah menjadi modal,” kata Prof Shabri.

Baca Juga :   Penggunaan Perta Series Meningkat di Priangan Timur

Ia mencontohkan pada masa lalu Aceh maju dengan perekonomian syariah. Aceh masa lalu menjadi pusat perniagaan dunia. Saat itu Aceh juga memiliki mata uang emas. Aceh juga termasuk kerajaan besar Islam di dunia saat itu.

“Namun begitu, kami yakin ke depannya Aceh mampu menerapkan ekonomi syariah yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh untuk terus memperkuat perekonomian syariah,” kata Prof Shabri. (Antara/andi)





Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Telkomsel Ajak Pelanggan Nobar Film Until Tomorrow

Sumatera, KoranSN Sebagai bagian dari komitmen Telkomsel untuk mendukung berbagai konten kreatif yang berdampak pada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!