Aktivitis Senior Dukung Kapolda Sumsel: Stop Polemik Rp 2 T





Firdaus Hasbullah (kedua dari kanan) saat memberikan keterangan pers bersama aktivis senior Sumsel lainnya. (Foto_SN/Anton Wijaya)

Palembang, KoranSN

Sebanyak 10 elemen aktivis Sumsel dari berbagai organisasi menyatakan dukungannya kepada Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri agar terus bergerak membantu penanganan Covid-19 di Sumsel, dan tidak terpengaruh dari polemik dana bantuan Rp 2 triliun yang saat ini sedang menjadi sorotan masyarakat Indonesia.

Salah satu aktivis Firdaus Hasbullah mengimbau masyarakat untuk tidak lagi membuat heboh dan berharap polemik bantuan Rp 2 triliun tersebut distop, terlebih lagi anak bungsu almarhum Akidi Tio, Heriyanti sudah mendapat sanksi sosial yang luar biasa dari masyarakat.

“Sanksi sosial bagi Heriyanti menurut saya lebih parah dari hukuman pidana, meski demikian kalaupun ada sanksi pidana nantinya, itu wilayah penyidik,” kata Firdaus dalam keterangan persnya bersama aktivis senior Sumsel, diantaranya Rudiyanto Pangaribuan, Arifin Kalender, Charma Afrianto dan Rubi Indiarta, Kamis (5/8/2021).

Baca Juga :   Buka Pameran Photography, Herman Deru: Kaum Milenial Sumsel Tak Boleh Takut Berkompetisi

Dikatakannya, ia bersama sembilan aktivis Sumsel lainnya sudah melakukan audiensi ke Kapolda Sumsel untuk memberikan support dan dukungan moril kepada orang nomor satu di Mapolda Sumsel tersebut.

“Kita mendukung Kapolda agar masalah ini tidak menjadi gaduh. Menurut kami, kalau orang mau membantu kalaupun tidak ada uangnya tidak mengapa, kami support terus Kapolda agar terus turun membantu masyarakat, kita jangan manyalahkan beliau dan kita juga tidak menyalahkan Heriyanti, harusnya ini jadi motivasi untuk masyarakat Sumsel yang kaya untuk memberikan bantuan di masa pandemi ini,” beber Firdaus.  HALAMAN SELANJUTNYA  >>

Publisher : Anton Wijaya

Lihat Juga

Pemprov Sumsel Dapat Apresiasi Ketua DJSN

Palembang, KoranSN Keberhasilan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam meredam penyebaran Covid-19 mendapat apresiasi dari …

Satu Komentar

  1. Ya setuju. Kita beri semangat dukungan moril kepada pak kapolda. Pak kapolda ini wong plembang asli. Wong kito nian Niatnya baik . Dak buk heryanti juga tujuannya juga baik. Masalahnya uang nya tidak ada . Karena mungkin uang 2 trilyun itu berupa aset berbentuk saham. Yg tak bisa di cairkan apa lagi dibelanjakan. Uang it mungkin realnya dulu hanya sedikit kemudian pak akidi tio main saham kemudian untung kemudian dibelikab saham lagi terus hingga terkumpul nilai saham sebesar 2 trilyun itu. Tapi kemudian saham pak akidi anjlok dan habis itulah permainan bisnis saham dalam sekejap uang trilyunan bisa habis. Namus aslinya aset uang seluruh keluarga pak akidi tak sampai 2 trilyun. Ini semua jadi pembelajaran kita semua. Dan menyadarkan bagi orang orang kaya asal sumsel dan berdarah sumsel untuk berbagi untuk bersedekah untuk saling membantu. Bagi Buk heryanti kami juga prihatin karena bu heryanti ini sudah habis habisan sampai utang sana sini sampai milyaran utangnya sampai bangkrut usahanya untuk mengurus uang 2 trilyun itu. Sudahlah jangan ada pihak yg memperkeruh suasana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.