Alat Berat Milik PT Gajah Mada Rusak Jalur Pipa Gas



Ilustrasi. (foto-net)

Prabumulih, KoranSN

Alat berat milik PT. Gajah Mada saat lagi beroperasi merusak jalur pipa gas PD Petro Prabu. Akibatnya, jalur pipa gas bocor dan menyemburkan gas dengan bau yang menyengat hidung .

Sontak peristiwa tersebut membuat sejumlah warga merasa khawatir dan resah. Beruntung, kerusakan jalur pipa dapat segera diatasi oleh pihak PD Petro Prabu yang langsung mendatangi tempat kejadian bocornya pipa gas tersebut.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (05/12/2018) siang sekitar pukul 14.00 wib, di Jalan Lingkar, Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur.

Bocornya pipa ini bermula ketika operator alat berat melakukan finishing pengerjaan Jalan Lingkar yang dikerjakan oleh pihak PT Gajah Mada di wilayah tersebut. Saat melakukan pengerukkan di sisi sungai, tanpa sadar garpu pengeruk tanah mengenai pipa yang berada dibawahnya.

Pandik, (36) salah satu warga yang mengetahui kejadian itu menuturkan, bocornya pipa itu terjadi saat petugas alat berat sedang mengeruk tanah. Tiba-tiba terdengar suara bising, ternyata itu berasal dari suara semburan gas yang bocor.

Baca Juga :   Fraksi DPRD Muratara Sampaikan Pandangan Umum 10 Raperda Eksekutif

“Suara gas yang keluar sangat kuat dan mengeluarkan aroma menyengat. Kami khawatir akan terjadi ledakan jika terkena percikan api,” ujarnya.

Oleh warga, peristiwa itu langsung dilaporkan ke pihak Kelurahan Muara Dua. Kemudian bersama lurah setempat, Pihak PD Petro Prabu langsung meninjau lokasi dan melakukan pemutusan jalur gas untuk sementara.

“Begitu mendapat kabar dari pihak kelurahan kita langsung datang kelokasi. Langkah pertama yang kita lakukan yakni memasang Sefty Line dan memutuskan blok Regulator Stasiun (Gardu) pada jalur tersebut,” ujar Direktur PD Petro Prabu, H Azhari.

Dikatakan Azhari, pemutusan merupakan langkah awal yang bersifat sementara. Menurutnya, penyaluran gas akan kembali aktif setelah proses perbaikan dan pertanggung jawaban pihak PT. Gajah Mada.

Baca Juga :   Sampah Menggunung di TPS Bukit Lebar

“Yang jelas jalur gas untuk wilayah Muara dua dan Kelurahan Karang Raja akan terganggu. Kita berharap masyarakat yang terkena dampak pemutusan dapat memakluminya,” jelasnya.

Sementara itu, Harjo selaku pihak PT Gajah Mada mengatakan sudah menerima laporan dari pekerja dan pengawas di lapangan.

“Langkah selanjutnya kita akan melakukan investigasi dan koordinasi dengan Pihak PD Petro Prabu terkait kerugian atas kelalaian pekerja itu. Kerusakan juga sudah diperbaiki oleh pihak PD Petro Prabu” tandasnya. (and)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Bupati Mura Salurkan Santunan Kematian ke Warga Desa C Nawangsasi

Mura, KoranSN Bertempat di Desa C Nawangsasi Kecamatan Tugumulyo, Bupati Kabupaten Musi Rawas (Mura), Hj …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.