Anak Tukang Bersih Bersih, Masuk Tes Polisi Tanpa Duit



Agustiar ketika menemui ayahnya. (Foto-foto/Deni/Koransn)

Palembang, KoranSN

Sadar terlahir bukan dari pasangan kaya raya membuat Agustiar bertekad untuk membahagiakan orang tuanya. Perjuangan pemuda yang dibesarkan dari keluarga pas-pasan ini menuai hasil, Agustiar mampu membanggakan orang tuanya dengan lulus tes masuk menjadi anggota bintara polisi di Polda Sumsel.

Meskipun hanya seorang anak cleaning service atau tukang bersih-bersih dan pengumpul botol-botol bekas, Agustiar mampu bersaing dengan hasil lulus tes polisi tanpa mengeluarkan duit sepersenpun.

Apa yang dilakukan pemuda kelahiran 4 Agustus 1998 ini tentunya menepis banyak anggapan jika jika ingin bergabung di kepolisian pastilah anak orang berduit.

Agustiar mengaku, anggapan semacam itu tak berlaku bagi dirinya, karena baginya dimana ada kemauan disitu pasti ada jalan. Yang terpenting dalam menjalani sesuatu haruslah bersungguh-sungguh.

Baca Juga :   Ishak Mekki Ingin Pengajian Menyebar di Sumsel

“Menjadi polisi ini memang sudah cita-cita saya dari kecil. Saya memang anak tukang bersig-bersih atau OB di mall di Palembang. Namun, meskipun begitu tak menjadi halangan bagi saya untuk membahagiakan orang tua saya. Alhamdulillah saya berhasil lolos tes Polri dengan nilai yang bagus,” jelas Agustiar saat bertemu dengan ayahnya ketika ia melakoni tugas dari atasannya mengatur arus lalulintas di seputaran Jalan Jend Sudirman Palembang.

Agustiar saat menyalami ayahnya yang sedang bekerja sebagai tukang bersih-bersih.

Melihat ayahnya yang sedang melakukan aktivitas bersih-bersih, Agustiar tak mampu membendung perasaanya untuk berterima kasih, hingga pertemuan singkat tersebut pecah menjadi tangis haru.

“Kami sering direndah-rendahkan. Selalu orang berpandang, orang beduit be yang biso masuk polisi. Anggapan itu tak berlaku bagi saya, karena saya yakin dimana ada kemauan, disitu tuhan membuka jalan,” jelas pemuda yang tinggal di kawasan Amin Mulya Jakabaring ini.

Baca Juga :   Pemkot Palembang Gandeng Australia Kelola Sistem Instalasi Pengelolaan Air Limbah Domestik

Tak hanya Agustiar, data yang berhasil dihimpun Suara Nusantara juga menghasilkan ada dua anak lainnya yang juga terlahir dari keluarga pas-pas yang berhasil lolos menjadi anggota Polri.

Keduanya yakni; Bagas Ramadhan anak seorang tukang kayu dan Deri, seorang anak yang ayahnya sebagai kuli panggul di Pasar 16 Ilir Palembang.

Karo SPN Betung, Kombes Pol Iskandar menjelaskan, sejak awal mebgikuti tes anggota Polri, ketiga anak tersebut mampu melewati tes dengan baik. Bahkan, nilai yang merekah raih juga tergolong bagus

“Mereka lulus tes murni. Lulusnya ketiga anak bangsa ini bukti bahwa semua WNI yang memenuhi syarat bisa masuk polisi. Ada 289 siswa yang lolos menjadi anggota Polri di penerimaan tahun ini ,” jelasnya. (den)







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Klinik Lapas Kelas I Palembang Raih Akreditasi Paripurna

Palembang, KoranSN Klinik Pratama Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Palembang (Lapas Merah Mata) torehkan prestasi membanggakan …

error: Content is protected !!