Aneh, Sudah Ada Pergub Larangan, Truk Batubara Masih Lintasi Jalan Umum

Anita Noeringhati. (foto-dok/anton/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Komisi IV DPRD Sumsel menyayangkan mandulnya (tidak berfungsi,red) peraturan gubernur (Pergub) tentang larangan angkutan batubara melintasi jalan umum. Mereka meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Sumsel mengambil langkah tegas menertibkan truk batubara yang bandel tersebut.

Demikian diungkapkan Ketua Komisi IV DPRD Sumsel Anita Noeringhati, Senin (5/2/2018).

“Padahal sudah ada Pergub masih saja mereka (sopir) truk ini melintas di jalan umum, kami minta mereka ini ditilang,” kata Politisi Partai Golkar ini.

Bahkan, Anita mengancam, pihaknya akan memblokir jalan dari angkutan batubara. Menurut Anita, angkutan batubara harusnya memiliki jalan khusus, bukan menggunakan jalan umum. Jalan umum diperuntukkan bagi transportasi umum, buka untuk angkutan batubara.

“Begitu banyak mudaratnya kalau truk ini melintas jalan umum, bukan hanya menyebabkan jalan rusak namun juga kerap menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas,” tukasnya.

Anita juga mengkritik, tidak kunjung selesainya jalan khusus batubara yang dikerjakan oleh PT Servo. “Alasannya selalu masih dalam perbaikan. Kalau diperbaiki terus, kapan selesainya jalan itu,” kata Anita.

Baca Juga :   Hari Ini Dishub Rekayasa Lalin di Bawah Ampera

Di sisi lain, Anita menuturkan, tahun ini pihaknya telah menyetujui anggaran untuk perbaikan jalan mencapai Rp 60 miliar. Anggaran tersebut, salah satunya untuk perbaikan jalan kebun raya yang selama ini rusak karena angkutan batubara.

“Kami minta keberadaan perusahaan batubara ini dievaluasi, karena banyak yang tidak mentaati aturan,” pungkas Anita. (awj)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Penyuluh Hukum Madya Kanwil Kemenkumham Sumsel Jadi Narasumber di Polda Sumsel

Palembang, KoranSN Penyuluh Hukum Ahli Madya Kanwil Kemenkumham Sumsel, Nursyiah menjadi narasumber pada kegiatan Peniadaan/Kekerasan …

error: Content is protected !!