Anggaran Kuota Internet Rp 800 Juta Pertahun



Kabid Tekhnologi Informasi Kompter (TIK ) Daud Amri SH. (foto-andi fatra/koransn.com)

Prabumulih, KoranSN

Untuk penggunaan kuota internet di Pemkot Prabumulih anggarannya diambil dari APBD sebesar Rp 800 juta/tahun dengan pengguna jaringan internet sebanyak 333 user. Hal tersebut dikatakan Kadis Kuminfo Kota Prabumulih, Abdul Rasyid SE MM melalaui Kabid Tekhnologi Informasi Kompter (TIK), Daud Amri SH, kemarin.

Dikatakannya, penggunaan jaringan internet tersebut selain digunakan di seluruh SKPD Pemkot Prabumulih juga digunakan di Polres dan Pengadilan Negeri. Untuk kuota paket jaringan yang lumayan besar pemakaiannya sampai 5 MG yakni di Dinas Dukcapil ,BKD dan BKPSDM dan Polres. Sedangkan di SKPD lain pemakaian kuota jaringan tidak besar masih menggunakan browsing biasa.

Baca Juga :   Polres OKU Timur Dianugrahi Predikat Zona Integritas WBK

Saat ini jaringan internet di Pemkot Prabumulih dikatakannya, belum terhubung sejak 1 Januari 2018 sampai sekarang pasca habis kontrak dengan pihak ketiga. Untuk mengaktifkan jaringan internet tersebut, pihaknya masih dalam proses penjajakkan dengan beberapa perusahaan nasional penyedia layanan internet. Saat ini sudah ada 30 perusahaan nasional Internet Service Provider (ISP) yang sudah memasukkan penawaran di Dinas Kuminpo.

“Tapi masih akan kita verifikasi lagi perusahaan nasional tersebut,” seraya mengatakan dilihat penawaran harga jika cocok maka akan dikontrak berdasarkan ikitalog.

Baca Juga :   Gubernur Sulawesi Selatan Ngelong ke Lubuklinggau

Ia menghimbau agar setiap SKPD di Pemkot Prabumulih dapat menggunakan pemakaian internet dengan baik dan berhemat agar bisa menjalankan kebutuhan aplikasi jaringan internet lancar.

“Dikhawatirkan pemakaian jaringan melebihi kapasitas atau bisa lewat pemakaian internetnya,” tandasnya. (and)

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

HD Apreasi Pagaralam Jaga Kualitas Lingkungan dan Kearifan Lokal

Pagaralam, KoranSN Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru hadir langsung dalam sidang paripurna istimewa …