Anggota Polisi Dibacok Hingga Bersimbah Darah







Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, AKBP Dr Yanuar. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Aipda Andri Cahyadi Daulai (42), yang merupakan anggota kepolisian Polsek Sungai Keruh Musi Banyuasin (Muba), Minggu malam (30/7/2017) menjadi korban pembacokan. Akibatnya, korban terluka bersimbah darah, beruntung korban selamat dan kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang.

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, AKBP Dr Yanuar, Senin (31/7/2017) mengatakan, di tubuh Aipda Andri Cahyadi Daulai terdapat limaluka tusukan senjata tajam (Sajam) diantaranya, di bagian dada depan dan belakang serta di bagian tangan kanan dan kiri korban.

“Saat masuk di IGD Rumah Sakit Bhayangkara, kondisi korban masih sadar. Kemudian kita langsung melakukan tindakan medis dan kini kondisi Aipda Andri Cahyadi Daulai sudah mulai membaik,” ungkapnya.

Masih dikatakan Yanuar, satu minggu kedepan luka-luka korban diprediksi akan pulih. Meskipun demikian, kemungkinan dalam waktu dekat pihaknya masih akan melakukan operasi kembali kepada korban untuk mengobati luka tusukan yang berada di tangan korban. “Korban Aipda Andri Cahyadi Daulai memang benar anggota kepolsian Polres Muba. Kini korban masih menjalani perawatan di rumah sakit,” tandasnya.

Terpisah, Kapolres Muba AKBP Rahmat Hakim saat dikonfirmasi mengungkapkan, pihaknya saat ini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang telah menusuk korban Aipda Andri Cahyadi Daulai.

Baca Juga :   Polisi Bongkar Sindikat Operator Judi Daring di Purbalingga

“Benar, korban Aipda Andri Cahyadi Daulai merupakan anggota kita yang bertugas di Polsek Sungai Keruh Muba. Untuk pelaku penusukan korban berjumlah satu orang dan kini masih dalam pengejaran,” ungkapnya.

Dijelaskan Kapolres, kejadian yang menimpa korban terjadi saat korban mengendarai sepeda motor hendak pergi menonton orgen tunggal. Kemudian saat ditengah perjalanan korban dihadang dan langsung dianiaya pelaku mengunakan senjata tajam.

“Pelakunya kita duga orang yang kenal dengan korban. Namun saat ini kita belum ketahui motifnya, karena penyidik masih melakukan penyelidikan,” ungkap Kapolres. (ded)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Gakkum KLHK dan Bakamla Gagalkan Penyelundupan Kayu Ilegal

Makassar, KoranSN Tim Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wilayah Sulawesi bersinergi …

error: Content is protected !!