Angkot Bandel Serobot Jalur Pribadi Sebabkan Kesemrawutan Lalin Dibawah Ampera



Tampak Angkot yang menyerobot masuk ke jalur pribadi di bawah Ampera. (Foto-Deni/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Kesemrawutan lalu lintas dibawah Jembatan Ampera makin hari semakin mengkhawatirkan. Angkutan Kota (Angkot) tidak segan untuk melanggar dengan melintasi jalur yang seharusnya dilalui oleh kendaraan pribadi sehingga menyebabkan kemacetan panjang.

Penelusuran, Selasa siang (25/9/2018) yang dilakukan Suara Nusantara dibawah Jembatan Ampera sangat jelas sekali terlihat kemacetan dan kesemrawutan yang disebabkan pelanggaran lalulintas oleh sopir Angkot dibawa jembatan kebanggan Wong Palembang tersebut.

Buntutnya, banyak sekali pengguna jalan dan pengguna kendaraan pribadi mengeluh karena macet yang selalu terjadi disebabkan oleh Angkot nakal ini.

“Disini selalu macet mas, sudah jelas-jelas ada plangnya jika jalur ini khusus kendaraan pribadi tetapi kenapa Angkot selalu menyerobot masuk kejalur ini. Parahnya lagi, Angkot seenaknya berhenti menaiki dan menurunkan penumpang hingga menyebabkan antrean dan kemacetan panjang bagi kendaran pribadi yang berada di belakang mereka (Angkot, red),” jelas Budi, pengguna sepeda motor yang melintasi lokasi.

Warga Kertapati ini juga menyayangkan, akan adanya petugas dishub yang berdiri-diri saja namun tidak meneritibkan Angkot yang membandel tersebut. “Semoga ini cepat ditindak sehingga lalulintas di sini tidak lagi kacau balau,” harapnya.

Pemakai jalan lainnya, Sulastri (30), juga mengeluh akan penumpukan Angkot yang membuat ketidaknyamanan dirinya sebagai penjalan kaki untuk menyeberang ke seberang jalan agar tidak tertabrak.

“Ya tidak nyaman be dek, disini banyak nian Angkot yang sekendak mereka stop. Lemak kalau bentar, terkadang Angkot ini berhentinyo lamo. Bukan untuk satu atau dua Angkot, puluhan Angkot seperti itu, jadi menyebabkan antrean panjang Angkot belum lagi, kendaraan lain yang melintas terhalang oleh Angkot-Angkot ini, kami yang berjalan kaki jugo takut kalau ingin nyeberang jalan, takut be tertabrak. Seharusnyo di tata be, jadi lemak para sopir Angkot tidak seenak mereka berhenti sana-sini. Paling itu lah yang kami minta dari pemerintah,” ungkap IRT ini.

Baca Juga :   Belut Palembang Banyak Diminati, Di Ekspor Sampai ke China (Foto)

Sebelumnya, Kabid Dal Ops Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, Martha Edison yang berhasil di konfirmasi Suara Nusantara membenarkan jika Angkot tidak diperbolehkan untuk melintasi jalur pribadi.

Dirinya bahkan berterima kasih atas adanya info maraknya pelanggaran Angkot yang sering terjadi di bawah Jembatan Ampera.

“Terima kasih infonyo mas, emang benar untuk Angkot seharusnya tidak boleh lewat di jalur khusus pribadi. Kami akan menindaklanjuti ini, saat ini kami dari dishub sedang menindak angkutan umum yang melanggar lajur termasuk izin yang sudah mati atau habis,” ungkapnya. (den)



Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Tim Perancang Kemenkumham Sumsel Sinergi dengan DPRD Banyuasin dalam Penyusunan Ranperda

Palembang, KoranSN Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan menggelar Rapat Mediasi Konsultasi Penyusunan …

error: Content is protected !!