APBD Pagaralam 2019 Senilai Rp 813 Miliar Disahkan

Wakil Wali Kota Pagaralam Muhammad Fadli SE saat penandatanganan keputusan bersama terhadap Nota Keuangan Dan RAPBD Pemkot Pagaralam Tahun Anggaran 2019. (Foto-Asnadi/KoranSN)

Pagaralam, KoranSN

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pagaralam, Senin (26/11/2018) mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019 senilai Rp 813.606.985.747 dalam rapat paripurna di Ruang Sidang Utama DPRD setempat.

Ketua DPRD Kota Pagaralam, Ruslan Abdulgani SE mengatakan, setelah melalui pembahasan yang cukup panjang dan cukup melelahkan akhirnya badan anggaran dapat menuntaskan tugasnya menyusun RAPBD tahun 2019 sehingga disahkan menjadi APBD senilai Rp813.606.985.747.

“Dapat kita rincikan APBD Kota Pagaralam tahun 2019, yaitu anggaran pendapatan asli daerah (PAD) Rp 44.411.346.576.00, dana perimbangan Rp 713.976.767.939.43, dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah senilai Rp 55.218.871.231.57,” kata dia.

Kemudian kata Ruslan, dari anggaran itu berupa belanja langsung Rp 323.387.378.736.00 dan belanja langsung Rp 491.219.607.011.00. Diharapkan, anggaran yang sudah disahkan ini akan dapat mendorong dan mendukung program pembangunan Kota Pagaralam tahun 2019, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pagaralam.

Baca Juga :   Polres Lahat Apresiasi Kaum Disabilitas Keliling Nusantara

Sementara itu Wakil Wali Kota Pagaralam, Muhammad Fadli SE mengatakan, berkat kerja keras DPRD Pagaralam dalam mencermati, meneliti, mengkaji dan membahas sampai dengan pengambilan keputusan terhadap rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) Pagaralam tahun anggaran 2019 sebesar Rp, 813, 606, 985, 747,00.

Fadli mengungkapkan, eksekutif tidak akan mampu melaksanakan tugas jika tidak ada dukungan dari semua pihak, termasuk seluruh elemen masyarakat.

“Tetapi ada catatan strategis yang menjadi perhatian kami dan ditindak lanjuti sesuai keuangan daerah dengan prosedur serta perundang undangan yang baru,” kata Fadli.

Masih dikatakan Fadli, masukan ini akan menjadi daftar perencanaan perorganisasian, pelaksanaan serta pengendalian setiap pembangunan di Kota Pagaralam.

Baca Juga :   Gelar Workshop Akreditasi Puskesmas

“Semuan itu untuk pembangunan di Kota Pagaralam dapat terwujud secara efektif dan efesien,” jelasnya.

Menurut Fadli, Pemkot Pagaralam selalu membuka diri terhadap segala kritikan dan masukan dari semua pihak terutama dari legislatif ini.

“Maka dari itu masyarakat Pagaralam harus berperan aktif dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan. Partisipasi masyarakat ini terlihat dalam bentuk pemeran fikiran dan juga melakukan pengawasan pembangunan yang tercermin dalam lembaga sepertil LSM, media masa serta media elektronik, dan partisipasi masyarakat yang paling dominan dalam menikmati pembangunan,” ungkapnya. (asn)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Herman Deru Disambut Ribuan Muslimat NU

OKUT, KoranSN Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru menghadiri pengajian akbar Muslimat NU di …