


PALI, SN
Puluhan Petugas Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPDB) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berjibaku memadamkan kebakaran lahan gambut, di perbatasan Kabupaten PALI-Banyuasin.
Puluhan hektar lahan gambut dan kebun karet, Desa Pengabuan perbatasan Desa Prambatan , Kecamatan Abab, tepatnya Danau Ratau, di Jalan Servo, KM 22 dan sekitarnya terbakar.
Informasi yang dihimpun SN, kebakaran lahan gambut yang berdekatan dengan perkebunan milik PT GBS, serta jalan PT Servo Titan, terbakar sekitar pukul 09.00 pagi tadi. Hingga berita ini diturunkan tepatnya petugas BPBD di pimpin langsung Penjabat Bupati PALI, Drs. H. Apriyadi, MSi api belum dipadamkan sepenuhnya.
“Ini lahan gambut terbakar, harus cepat di padamkan jangan sampai merambat ke lahan lainnya, kita harus melaporkan ke BPBD Provinsi, meminta membantu memadamkan lahan itu,” kata Apriyadi, ketika dibincangi SN, saat meninjau langsung kebakaran lahan gambut, Kamis sore (1/10).
Dia mengatakan, untuk mengatasi kebakaran lahan gambut, pihaknya sangat membutuhkan bantuan alat pemadam yang lebih canggih lagi, seperti helikopter untuk menyiram lahan gambut yang tidak bisa terjangka oleh petugas BPBD.
“Tadi saya menelepon BPBD, untuk minta bantuan memadamkan kebakaran lahan gambut, dan pihak BPBD Sumsel meminta titik kordinat lokasi kebakaran lahan itu, untuk mengetahui lokasi kebakaran lahan,” ujar Mantan Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumsel ini.
Sementara itu, warga setempat sangat kecewa dengan perusahaan sekitar seperti PT GBS, Servo Titan, dan perusahaan lainnya yang beroperasi wilayah Kecamatan Abab, terkesan tidak peduli untuk memadamkan kebakaran itu.
“Kebakaran lahan, cuma pihak BPBD PALI, dan warga yang memadamkannya, sementara pihak PT GBS dan PT Servo Titan, mengaku alatnya terbatas untuk memadamkan api,” kesal Kopli, warga setempat. (ans)



