Home / Gema Sriwijaya / Areal Perkebunan Kopi Kian Berkurang

Areal Perkebunan Kopi Kian Berkurang

fgdf

Pagaralam, SN
Upaya perluasan areal perkebunan kopi di Pagaralam tak memungkinkan lagi dilakukan perluasan. Pasalnya, areal tanaman kopi dari tahun ke tahun kian berkurang. Kondisi ini berimbas terhadap produksi komoditi utama perkebunan terancam menurun. Kondisi di lapangan, tak sedikit lahan tanaman kopi petani sudah beralihfungsi. ‘Disulap’ menjadi areal pemukiman (perumahan,red), selain itu dialihfungsikan menjadi areal bercocok tanaman sayuran.

“Kondisi lahan perkebunan kopi di beberapa wilayah yang ada di Pagaralam belakangan sedikit mengalami pengurangan akibat alihfungsi lahan,” ungkap Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kota Pagaralam, Ir. M. Syarbani, melalui Kabid Kelembagaan dan Hasil Produksi Perkebunan, Sudrajat SP, Selasa (26/5).

Baca Juga :   Usai Diperiksa, Bupati Empat Lawang HBA dan Istri Ditahan KPK

Sementara, dari pendataan sebelumnya yang dilakukan petugas Dishutbun Kota Pagaralam di 2013, areal perkebunan kopi di lima kecamatan seluas sekitar 8.323 hektar. Dengan rincian di Kecamatan Pagaralam Utara mencapai 876 hektar, Kecamatan Pagaralam Selatan sekitar 709 hektar, 2.896 hektar tersebar di Kecamatan Dempo Utara, 2.970 hektar di Kecamatan Dempo Tengah, sedangkan di Kecamatan Dempo Selatan sekitar 872 hektar.

“Sedangkan pendataan yang dilakukan di tahun 2014, areal tanaman kopi seluas 7.576 hektar, dengan produksi sekitar 7.465,5 ton yang dipanen petani,” urainya.

Baca Juga :   Tidak Tetapkan Sanksi, Bawaslu PALI Dinilai Tidak Tegas

Saat ini, tidak dimungkinkan lagi perluasan lahan untuk mendongkrak produksi panen, maka salahsatu cara, kata Sudrajat, dengan cara teknologi sambung pucuk. “Belakangan ini petani yang ada di Pagaralam sudah menggalakkan sambung pucuk tanaman kopi. Tak sedikit petani kopi panennya meningkat dan mulai dilirik petani lainnya,” ujarnya. (asn)

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

11.208 Peserta KIS di Muratara Di-Non Aktifkan

Muratara, KoranSN Sebanyak 11.208 peserta kartu indonesia sehat (KIS) di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.