Ari Dikeroyok dan Dibacok Celurit







Ilustrasi. (foto-net)

Palembang, KoranSN

Ari Wibawa (27), warga Perumnas Suka Dana Lingkungan Kelurahan Suka Dana Kayu Agung Kabupaten OKI harus dilarikan ke rumah sakit karena menderita luka bacokan senjata tajam jenis celurit.

Korban bersimbah darah setelah dikeroyok oleh tersangka Hasyim Sahab alias Acim (24), warga Jalan Ali Gatmir Lorong Kekapung Kelurahan 11 Ilir Kecamatan IT III Palembang dan rekannya ‘IP’ (DPO).

Wakasat Reskrim Polresta Palembang, AKP Ginanjar mengatakan, penganiayaan korban terjadi di Jalan Ali Gatmir Palembang. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bacokan celurit pada lengan tangan sebelah kanan, pinggang sebelah kiri dan di bagian kepala. Sehingga korban terluka dan dibawa ke rumah sakit.

“Kejadian ini terjadi karena antara korban dan tersangka salah paham, hingga tersangka Hasyim Sahab alias Acim yang sudah tertangkap dan pelaku ‘IP’ yang masih buron menganiaya korban secara bersama-sama menggunakan senjata tajam jenis celurit,” ujarnya.

Masih dikatakannya, usai kejadian korban membuat laporan ke pihak kepolisian dengan bukti laporan LPB/ 380/IX/2016/Sumsel/Resta/Sektor IT II tanggal 10 September 2016.

“Menindaklajuti laporan korban anggota Polsek IT II berhasil menangkap tersangka Hasyim Sahab alias Acim. Sementara untuk pelaku ‘IP’ masih dilakukan pengejaran,” tegas.

Baca Juga :   Motor Hasil Curian Pelaku Curanmor di Palembang Dikembalikan ke Pemiliknya

Lanjutnya, kini tersangka Hasyim Sahab alias Acim beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek IT II Palembang.

“Dalam kasus ini tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP. Dengan tertangkapnya tersangka Hasyim Sahab alias Acim kini anggota masih melakukan pengembangan guna menangkap satu pelaku lainnya yang masih buron,” tandasnya. (ded/rob)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Menko Polhukam Pastikan Kompolnas Turun Langsung Awasi Kasus Vina

Jakarta, KoranSN Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) RI, Hadi Tjahjanto memastikan …

error: Content is protected !!