Aset Mukti dan Ustad Coy Belum Disita, Kejati: Akan Ada Pidana Uang Pengganti Kerugian Negara





Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Khaidirman SH MH saat diwawancarai wartawan. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Kejati Sumsel melalui Kasi Penkum, Khaidirman SH MH menjelaskan, terkait belum adanya penyitaan aset milik Mukti Sulaiman (mantan Sekda Sumsel) dan Ahmad Nasuhi alias Ustad Coy (mantan Plt Kepala Biro Kesra Sumsel), tersangka dugaan korupsi Masjid Sriwijaya yang diamankan ditahap penyidikan untuk pengembalian kerugian negara.

Menurut Khaidirman, tidak mesti setiap tersangka asetnya disita dan diamankan pada tahap penyidikan. Sebab, di putusan persidangan nanti akan ada tersangka yang dijatuhkan hukuman pidana uang pengganti (UP) pengembalian kerugian negara yang nilainya lebih besar dikarenakan adanya dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan hingga mengakibatkan terjadinya total loss dalam kerugian negara dalam dugaan kasus korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya tersebut.

Baca Juga :   Giliran Aset Dua Kontraktor Tersangka Dugaan Korupsi Masjid Sriwijaya Dikejar Kejati

“Pada perkara ini kan kerugian negaranya total loss. Dimana dari anggaran dana hibah yang dikucurkan tahun 2015 dan 2017 dipotong pajak, maka total loss kerugian negaranya yakni sebesar Rp 116 miliar lebih atau Rp 116.914.286.358. Dari itu nantinya akan ada tersangka yang dijatuhkan hukuman pidana uang pengganti pengembalian kerugian negara yang nilainya besar dikarenakan penyalahgunaan wewenang jabatan hingga mengakibatkan terjadinya kerugian negara tersebut,” ungkapnya. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Bupati Muara Enim Nonaktif Juarsah Minta Bebas

Palembang, KoranSN Bupati Muara Enim nonaktif Juarsah, terdakwa dugaan suap proyek di Muara Enim, Selasa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.