Aspidsus Baru Kejati Sumsel Tancap Gas, Kabid Dinas PMD Muba Ditahan Terkait Dugaan Korupsi Internet Desa Rugikan Negara Rp 27 Miliar







Asisten Bidang Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sumsel, Umaryadi SH MH saat memberikan keterangan pers. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Asisten Bidang Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sumsel yang baru, yakni Umaryadi SH MH tancap gas dalam penanganan perkara dugaan kasus korupsi di Sumsel.

Dimana pada Selasa (11/6/2024), Harbal Fijar Kabid Pembangunan Ekonomi dan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Muba ditahan usai ditetapkan sebagai tersangka baru dalam perkara dugaan korupsi kegiatan pembuatan dan pengelolaan jaringan/instalasi komunikasi dan informasi lokal desa pada Dinas PMD Muba tahun 2019-2023, dengan modus dugaan markup harga langganan internet untuk sekitar 200 desa di Muba yang mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp 27 miliar.

Baca Juga :   Mahasiswa Tertembak Peluru Nyasar Saat Polisi Kejar-kejaran dengan Pengedar Narkoba

Aspidsus Kejati Sumsel, Umaryadi SH MH didampingi Kasi Penyidikan Khaidirman SH MH dan Kasi Penkum Vanny Yulia Eka Sari SH MH menegaskan, untuk tersangka yang ditetapkan tersebut sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan sebagai saksi dan berdasarkan hasil pemeriksaan maka Tim Jaksa Penyidik berpendapat jika diperolehnya alat bukti dan barang bukti permulaan yang cukup sebagaiamana Pasal 184 ayat 1 KUHP.

“Dengan diperoleh alat bukti dan barang bukti maka Kepala Bidang (Kabid) Pembangunan Ekonomi dan Desa Pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Muba tersebut yang mulanya saksi kita tetapkan menjadi tersangka,” ujarnya. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Terlibat Narkoba dan Pidana Umum 8 Anggota Polisi Polda Sumsel Dipecat







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

K-MAKI Minta Bareskrim Segera Tetapkan Tiga Tersangka Dugaan Kasus RUPS-LB Bank Sumsel Babel

Palembang, KoranSN Ir Feri Kurniawan Deputi Komunitas Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (K-MAKI) Sumsel, Sabtu (22/6/2024) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!