Aspirasi DPRD Harus Masuk Musrenbangda OKI

Kepala Bappeda OKI, Makruf CM SIP MM saat memberikan sambutan dalam acara Pembukaan Musrenbang RKPD Kabupaten OKI. (Foto-Istimewa)

Kayuagung, KoranSN

Hasil penjaringan aspirasi anggota Dewan Perwakilan Rakayat Daerah (DPRD) Ogan Komering Ilir (OKI) yang sudah dituangkan dalam pokok-pokok pikiran (Pokir) dewan harus dimasukan ke dalam musyawarah rencana pembangunan daerah (musrenbangda) Kabupaten OKI.

Hal ini diungkapkan Bupati OKI H Iskandar SE saat membuka Musrenbangda tingkat pembangunan Kabupaten OKI di aula kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) OKI, Rabu (22/3/2017). “Aspirasi DPRD OKI harus dimasukan ke Musrenbangda agar pembangunan ke depan terukur dan terarah,” tegas Iskandar.

Jika ada proyek yang dikerjakan tetapi tidak pernah dibahas dalam Musrenbangda dan tidak sesuai dengan perencanaan yang telah disusun bersama, maka itu termasuk proyek siluman. “Tidak boleh ada proyek siluman di Kabupaten OKI,” kata bupati mengingatkan.

Menurut Iskandar,  fokus RKPD 2018 ada 6 program dan kegiatan prioritas, yang pertama adalah infrastruktur akses transportasi pendukung pengembangan produksi pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan industri kecil. “Infrastruktur sangat penting, jika infrastruktur kita baik maka kesejahteraan masyarakat juga akan membaik,” ungkapnya.

Baca Juga :   Pastikan Tes CPNS Murni 100 %, Askolani: Ada Yang Minta Uang Laporkan!

Selanjutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia, melalui peningkatan pemberdayaan  masyarakat atau pembinaan kelompok tani, hingga kelompok industri kecil dan kelompok koperasi. Peningkatan kualitas pendidikan dasar, kesehatan, air bersih, sanitasi, ketenaga listrikan dan telekomunikasi. efektivitas program dan kegiatan penanggulangan kemiskinan. Menciptakan nilai tambah melalui pengembangan industri berbasis pangan. akses permodalan bagi UKM, manajemen usaha dan teknologi.

Ditambahkan Kepala Bappeda OKI Makruf CM SIP MM, perkembangan capaian kinerja makro pembangunan kabupaten OKI, seperti laju pertumbuhan ekonomi sebesar 4,81 persen.  Angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar 5,07 persen, tetapi lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 4,79 persen dan Provinsi Sumatera Selatan sebesar 4,50 persen.

Baca Juga :   Pembunuh Satu Keluarga di Lahat Diduga Libatkan Tetangga Korban

Laju Inflasi sebesar 3,35 persen, angka tersebut mengalami penurunan dari tahun sebelumnya sebesar 5,26 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Ogan Komering Ilir meningkat dari 63,87 persen menjadi 64,7 persen. Pendapatan perkapita meningkat dari Rp. 25.939.000 (dua puluh lima juta sembilan ratus tiga puluh sembilan ribu) menjadi Rp. 27.697.000 (dua puluh tujuh juta enam ratus sembilan puluh tujuh ribu).

Persentase penduduk melek huruf meningkat dari 97,74 persen menjadi 97,93 persen. Angka harapan hidup meningkat dari 67,99 persen menjadi 68,01 persen. Rata-rata lama sekolah meningkat dari 6,44 tahun menjadi 6,45 tahun. (iso)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Wujudkan Lumbung Pangan Nasional, OKU Timur Terus Cetak Lahan Sawah Baru

Martapura, KoranSN Bupati OKU Timur, HM Kholid Mawardi benar benar serius mewujudkan Kabupaten OKU Timur …