Atlet Asing Pilih Naik Bus Dibanding LRT Palembang





Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Selama pelaksanaan Asian Games 2018 yang dimulai sejak 8 Agustus hingga 2 September 2018 lalu, para atlet dari negara asing kebanyakan memilih naik bus dari pada kereta Light Rail Transit (LRT) Palembang. Demikian dikatakan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Senin (3/9/2018).

Diungkapkannya, adapun alasan para atlet memilih menumpangi bus dari kereta LRT, karena dengan naik bus mereka merasa lebih nyaman dan dapat menikmati serta melihat secara langsung pemandangan indah yang ada di Kota Palembang.

“Kebanyakan bahkan rata-rata para atlet asing Asian Games 2018 memilih menaiki bus dibandingan naik kereta LRT. Untuk itulah, selama perjalanan dari bandara menuju hotel ataupun menuju venue, para atlet ini kami lakukan pengawalan,” katanya.

Dijelaskan Kapolda, bahkan saat masyarakat Palembang melakukan Shalat Idul Adha di Masjid Agung beberapa waktu lalu, dimana jamaahnya sampai ke atas Jembatan Ampera. Hal itu mendapat pujian dari para atlet asing. Sehingga tentunya menjadi kebanggaan bagi warga Sumsel, khusunya warga Kota Palembang.

Baca Juga :   Reuni Alumni Tambang Unsri 1993 Berlangsung Akrab dan Hangat

“Jadi ketika masyarakat melakukan Shalat Idul Adha hingga ke Jembatan Ampera, saat itu bus para atlet asing yang menuju Jakabaring Sport City Palembang (JSC) kami alihkan melalui Musi 2. Ketika itulah mereka memuji dan sangat senang kepada warga Palembang yang melakasanakan shalat sampai ke jembatan. Bahkan selain itu dengan adanya pengalihan arus lalu lintas ke Musi 2, justru membuat atlet-atlet asing lebih senang, sebab selama perjalanan mereka dapat menikmati pemandangan di kawasan Musi 2,” jelasnya.

Menurut Kapolda, hal tersebut diketahui olehnya karena pengamanan dan pengawalan para atlet selama pelaksanaan Asian Games yang berlangsung di Kota Palembang kemarin, semuanya dilakukan oleh anggotanya dari pihak kepolisian.

“Setiap hari saya menerima laporan dari anggota makanya saya mengetahui itu semua. Sedangkan terkait banyaknya atlet asing yang memilih naik bus dari kereta LRT, saat itu arus lalu lintas di Palembang tidak kami tutup, kalaupun ada hanya sedikit. Ini dilakukan agar tidak menganggu aktivitas masyarakat Palembang,” ujarnya.

Baca Juga :   Hujan Petir Disertai Angin Kencang Masih Terjadi

Lebih jauh Kapolda menerangkan, pengawalan para atlet memang sudah dilakukan perencanaan oleh pihaknya sejak lama. Sehingga saat pelaksanaan Asian Games di Palembang maka personel kepolisian yang berada di lapangan hanya tinggal melakukan tugas sesuai tempat yang telah ditentukan.

“Sebab selama pengamanan Asian Games tersebut kami membentuk Satgas sesuai penempatannya, seperti; Satgas pengawalan atlet, Satgas pengamanan venue, Satgas pengamanan kawasan Jakabaring Sport City hingga Satgas pengawalan untuk deligasi dan Sekjen cabang olahraga dari negara asing. Alhamdulillah, sampai penutupan Asian Games 2018 di Palembang semuanya berjalan lancar tanpa ada ganguan Kamtibmas,” tutup Kapolda. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kunjungan Pemkot Palembang, Walikota Metro Belajar Soal Mall Pelayanan Publik

Palembang, KoranSN Walikota, Wakil Walikota dan Sekda Kota Metro berkunjung ke Pemerintah Kota Palembang. Kunjungan …