Awas! Bukan Cuma Lansia, Umur 20-an Tahun Juga Bisa Asam Urat



Ilustrasi. (foto-detik)

Jakarta, KoranSN

Beredar foto tes sederhana di grup media sosial untuk mendeteksi kadar asam urat seseorang. Banyak pula orang yang mengikutinya. Tapi banyak pula yang tidak percaya akan tes sederhana tersebut.

Menurut Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia – Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, tes sederhana itu adalah hoax.

Karena melihat foto tersebut, tidak sedikit yang justru sadar akan deteksi untuk memeriksa kadar asam urat mereka. Seperti salah karyawan salah satu perusahaan swasta di Jakarta, Suherni.

Baca Juga :   Curi Kotak Amal Masjid, Febri Digelandang ke Polsek

“Setelah coba-coba kayak gini kayaknya memang harus tes asam urat deh. Dan sebenarnya yang aku tahu tes asam urat itu memang berkala. Jadi ya memang wajib cek,” ujarnya kepada detikHealth, Kamis (11/1/2018).

Penyakit asam urat biasanya identik menyerang orang dengan usia lanjut, tapi menurut dr Ari, semua orang memiliki risiko terkena penyakit tersebut.

“Semua orang bisa (terkena asam urat) kalau nggak jaga makan,” tegas dr Ari.

“Pasien saya ada yang usianya 20 atau 23 tahun kena asam urat,” lanjutnya.

Baca Juga :   Kemendikbud Ristek Dorong Seluruh Ekosistem Pendidikan Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

Kadar asam urat bisa meningkat biasanya sangat dipengaruhi faktor makanan. Makanan yang mengandung zat purin, seperti jeroan dan makanan laut harus dihindari agar kadar asama urat tidak naik. (detikcom)

Publisher : Imam Ndn

Lihat Juga

5 Tips Mendapatkan Tiket Pesawat dengan Harga Murah untuk Liburan

SEIRING dengan pembukaan berbagai tempat wisata di berbagai daerah di masa pandemi ini, masyarakat pun …