Bacaleg Dilarang Kampanye Duluan, Kedapatan Denda Rp 12 Juta





PALI, KoranSN

Setelah resmi dilantik, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten PALI mengeluarkan surat edaran terkait larangan mendahului kampanye yang tidak sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

Surat edaran berupa pemberitahuan dan peringatan tersebut saat ini telah disebar ke seluruh Partai Politik (Parpol) peserta Pemilu di Kabupaten PALI agar surat tersebut disampaikan kepada masing-masing Bacaleg di partainya untuk mentaati isi dalam surat tersebut.

Kabar itu disampaikan Basrul S.Ap, salahsatu anggota Bawaslu PALI. Menurutnya, tindakan tegas berupa sangsi bakal dikenakan terhadap Bacaleg yang mencuri start kampanye.

“Sesuai PKPU bahwa kampanye Bacaleg dimulai H+3 setelah Daftar Calon Tetap (DCT) ditetapkan KPU, apabila ada kegiatan berbentuk ajakan untuk memilih salahsatu Bacaleg sebelum DCT ditetapkan, maka itu merupakan pelanggaran,” ungkap Basrul.

Diakui Basrul, bahwa hingga saat ini, pihaknya belum menerima laporan terkait adanya Bacaleg yang mencuri start kampanye.

“Meski belum laporan, tetapi kami akan mengawasinya. Kalau ada yang melanggar bahkan ada laporan masyarakat dan itu terbukti, maka sangsi bakal diterima Bacaleg yang bersangkutan dengan kurungan penjara selama satu tahun dan atau denda sebesar Rp 12 juta,” tandasnya.

Baca Juga :   MK Tolak Gugatan Dodi-Giri, KPU Segera Pleno Penetapan

Untuk menghindari sangsi tersebut, Basrul menghimbau agar seluruh Bacaleg dan Parpol agar mematuhi aturan tersebut.

“Kalau sudah waktunya kampanye, silahkan gunakan kesempatan itu sebaik-baiknya sesuai aturan. Kita juga akan menertibkan baliho atau atribut parpol maupun Bacalegnya yang terpasang diluar ketentuan,” pungkasnya. (ans)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Didukung 9 Parpol, Ratna-Suwarti Harapkan Mesin Partai Bergerak Hingga ke Pelosok

Musirawas, koranSN Dukungan partai politik (Parpol) ke pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas …

error: Content is protected !!