Bacok Terduga Pencuri, Penjaga Sekolah di Kertapati Diborgol

Tersangka (diborgol) saat diamankan di Polsek Kertapati. (Foto-Deni/Koransn)

Palembang, KoranSN

Kolbiani (51), seorang penjaga Sekolah Dasar (SD) di Kertapati ini, Selasa (19/12/2017) harus mendekam dibalik jeruji besi Mapolsek Kertapati setelah membacok korban Rizal Efendi, yang ia kira mengendap-endap hendak mencuri di sekolah tempatnya jaga.

Atas pembacokan membabi buta yang dilakukan tersangka ini, korban sekarat dan harus mendapatkan perawatan intensif pihak rumah sakit.

Warga Jalan KI Kemas Rindo Lorong Swadaya Kelurahan Kemas Rindo Kecamatan Kertapati Palembang ini dibekuk aparat Sat Reskrim Polsek Kertapati sesaat usai melakukan pembacokan terhadap korban, dilokasi tempatnya jaga yang tidak jauh dari kediamannya.

“Sumpah Pak!, awalnya saya tidak tahu dan tidak kenal dengan dia (korban, red). Saat kejadian korban ini masuk masuk perkarangan sekolah, tempat saya jaga. Karena menunjukan gelagat seperti mau mencuri, jadi saya langsung saja mendekatinya dan menyerangnya dengan sebilah parang yang selalu saya bawa untuk jaga malam,” aku tersangka ini.

Baca Juga :   5 Tersangka Jaringan Penyelundupan Ganja di Bandara SMB II Palembang Diringkus

Masih kata Kolbiani, ketika melihat korban tersebut masuk ke areal penjagaannya. Dirinyapun, tanpa banyak basa basi langsung membacok korban Rizal secara berulang hingga terkapar bersimbah darah dilokasi kejadian.

“Tidak terhitung berapa kali, saya membacok korban. Saya melakukan semua ini lantaran sudah tanggung jawab saya diberi kepercayaan pihal sekolah untuk menjaga sekolahan itu. Ini semua saya lakukan karena tiga hari sebelumnya, sekolahan itu kehilangan komputer, dicuri kawanan maling,” ungkapnya dengan tangan terborgol.

Kapolsek Kertapati, AKP I Putu Suryawan didampingi Kanit Reskrim, Ipda Denny saat gelar ungkap kasus dan barang bukti menuturkan, ketika menerima laporan dari warga, terkait adanya aksi pembacokan yang membuat adanya korban terkapar, pihaknya langsung mendatangi lokasi dan mengamankan tersangka.

“Tersangka sudah kita amankan. Saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan, sementara korbannya masih dalam perawatan di rumah sakit karena mengalami luka yang cukup parah,” jelas Kapolsek.

Kapolsek mengungkapkan, motifnya saat ini masih didalami. Pengakuan tersangka dirinya membacok korban karena melihat korban berada di perkarangan sekolah yang ia jaga. Diduga korban hendak melakukan tindak pidana pencurian, sehingga tersangka ini membacoknya secara berulang kali.

Baca Juga :   Diduga Diputusi Pacar, Bunga Nekat Bunuh Diri

“Korban mengalami luka tebasan sajam di sekujur tubuh. Motifnya pelaku mengira korban hendak melakukan aksi pencurian di lokasi, hingga menyerang korban menggunakan sajam. Pelaku bekerja sebagai penjaga malam,” ujarnya.

Masih kata Kapolsek, tersangka akan dikenakan Pasal 351 Ayat 3 tentang tindak pidana penganiayaan dengan ancaman pidana kurungan diatas lima tahun penjara.

“Barang bukti berupa parang yang digunakan tersangka untuk menebas korban sudah kita amankan, parang sebapanjang 40 cm yang digunakan tersangka kini ada di Polsek,” tandasnya. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

KPK Dalami Hasil Audit BPKP Soal Pengadaan Bansos

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan …