Bacok Tetangga, Warga Mandi Angin Dibekuk Setelah 10 Hari Buron



Saswanto. (foto-ist)

Muratara, KoranSN

Aksi nekat Saswanto (34), warga Dusun IV Desa Mandi Angin Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara, Selasa kemarin (23/1/2018) mengantarkannya mendekam dibalik jeruji besi.

Ia ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan, setelah melakukan aksi pembacokan terhadap korban Aidi (45), tetangganya sendiri sekaligus rekan baiknya sendiri.

Penangkapan terhadap Saswanto berawal dari informasi yang melihat tersangka keluar dari sarang persembuyian setelah 10 hari menjadi buronan kepolisian.

Saksi mata berinisial ‘RA’ menuturkan, aksi pembacokan yang dilakukan tersangka ini sempat membuat masyarakat Desa Mandi Angin gempar. Karena pelaku maupun korban tinggal di dalam satu kampung yang sama. Sebelumnya keluarga korban sudah sempat mendatangi keluarga pelaku, dan meminta pertanggung jawaban.

“Pembacokan tersangka ini nyaris mengakibatkan cekcok antar keluarga di dalam satu kampung tersebut. Namun, setelah keluarga korban mendapat informasi keberadaan Saswanto, informasi itu langsung dilaporkan ke aparat kepolisian untuk ditindaklanjuti. Hingga akhirnya tersangka berhasil dibekuk petugas,” terang saksi tersebut.

Baca Juga :   Puluhan Juta Uang Palsu Disita Polisi

Menurut ‘RA’, kejadian itu terjadi, Minggu lalu (14/1/2018) sekitar pukul 12.00 WIB saat korban Aidi (45), yang terlihat cekcok mulut dengan salah satu keluarga tersangka mengenai permasalahan pekerjaan.

Tersangka tak terima diduga ada ucapan yang tak mengenakan tersangka membuat tersangka menemui lokasi pekerjaan korban di Divisi II PT Lonsum Riam Indah Estate, Desa Mandi Angin Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara.

Tanpa basa-basi, tersangka yang emosi langsung mengambil egrek sawit yang berada di sekitarnya lalu membacokannya ke arah tubuh korban sebanyak satu kali.

“Menerima bacokan tersangka, korban langsung terjungkal dan terjatuh ke tanah, saya sempat melerai kejadian tersebut, tak lama tersangka langsung melarikan diri,” katanya.

Korban sempat diselamatkan oleh sejumlah pekerja ke Rumah Sakit Ar Bunda Kota Lubuk Linggau, untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga :   Isi Bahan Bakar ke Drum, Jukung Meledak di Sungai Musi

Kapolsek Rawas Ilir, Iptu Fajri Anbiya menuturkan, pihaknya melakukan penangkapan terhadap tersangka Sawanto setelah beberapa hari melakukan penyelidikan.

“Dia sudah beberapa hari setelah kejadian itu tidak pulang ke rumah. Setelah kami dapat informasi dia berada di rumah langsung kami tangkap,” ucapnya.

Pihaknya menegaskan, aksi yang dilakukan oleh tersangka terhadap korban dilakukan secara spontanitas karena melihat salah satu kerabatnya cekcok mulut dengan korban.

Sebelumnya, pihak kepolisian juga menghimpun informasi jika antara korban dan tersangka memang sebelumnya sudah sempat berselisih masalah pekerjaan yang mereka lakukan.

“Mereka itu sama satu kampung dan sama-sama bekerja di perusahaan sawit. Karena ada salah faham sebelumnya, tersangka emosi dan tanpa pikir panjang melakukan penganiayaan terhadap korban,” ucapnya.

Saswanto sudah diamankan di Polsek Rawas Ilir dan dikenakan pasal 351 KUHP, dengan ancaman di atas lima tahun pidana. (snd)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Tetapkan 21 Tersangka Korupsi Dana Hibah Pokmas Jawa Timur

Jakarta, KoranSN Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan 21 tersangka dalam pengembangan penyidikan dugaan …

    error: Content is protected !!