Bahaya Hipertensi, Penyakit Mematikan Tanpa Gejala







Ilutrasi. (foto-net)

Tekanan darah tinggi atau hipertensi menjadi perhatian masyarakat di dunia. Bahkan, menurut Mayo Clinic, sekitar separuh dari pengidap hipertensi yang tidak diobati akan meninggal akibat penyakit jantung.

Hal tersebut terkait gangguan pada aliran darah seperti serangan jantung dan sepertiga lainnya dapat diperkirakan meninggal karena stroke. Selain itu, tekanan darah tinggi tidak memiliki gejala yang terlihat dan tentu saja hal ini menjadi alasan mengapa dokter memeriksanya pada setiap kesempatan.

Meskipun mengetahui bahayanya dan mampu mengontrolnya melalui diet, olahraga, serta bermacam obat yang efektif, hipertensi meningkat di berbagai negara di seluruh dunia. Pada 2015, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa prevalensi hipertensi di antara orang dewasa berusia minimal 18 tahun adalah 20 persen untuk wanita dan 24 persen untuk pria.

Lebih buruk lagi, hipertensi diperkirakan menjadi penyebab 9,4 juta kematian di seluruh dunia setiap tahunnya. Angka ini adalah 13 persen dari semua kematian dengan penyebab apa pun.

Dikutip dari siaran pers Ajinomoto, Selain menjadi beban berat bagi pasien dan keluarga mereka, hipertensi juga menjadi beban berat bagi masyarakat, yakni dalam bentuk biaya perawatan kesehatan. Di Amerika Serikat, biaya tahunan hipertensi diperkirakan mencapai US$54 miliar.

Salah satu negara yang melawan tren ini adalah Jepang, dengan prevalensi hipertensi yang terus menurun sejak tahun 1960-an. Salah satu penyebab tren positif ini diperkirakan adalah perbaikan pada diet, dan terutama, penurunan asupan garam meja atau sodium.

Baca Juga :   Satgas COVID-19 Babel: Belitung Timur Zona Merah COVID-19

Semakin banyak sodium dalam tubuh, semakin sulit untuk menghilangkan air berlebih dalam darah. Secara sederhana, ini berarti cairan dalam aliran darah Anda lebih banyak, sehingga tekanan lebih tinggi.

Adapun peran pemeriksaan tekanan darah rutin sangat disarankan untuk menjadi cara pencegahan bahaya kematian akibat hipertensi. Selain itu, medical check up secara rutin juga direkomendasikan agar bisa mengetahui bahaya yang terjadi pada tubuh. (viva.co.id)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

PPIH Batam Terima Bantuan 20 Kursi Roda dari Pemprov Kepri

Batam, KoranSN Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam menerima bantuan berupa 20 kursi roda …

error: Content is protected !!