Bakal Dibangun Trotoar di Simpang RCA–Rel Kereta Api

Kawasan Jl. Yos Sudarso Kota Lubuklinggau mulai dari Simpang RCA Lampu Merah hingga Rel Kereta Api bakal dibangunan trotoar dan drainase. (foto-rifat/koransn)

Lubuklinggau, KoranSN

Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklingggau akan membangun trotaor di 2019 di kanan kiri Jalan Yos Sudarso mulai simpang lampu merah RCA hingga rel kereta api.

Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe mengharapkan kepada pemilik toko, masyarakat dan pedagang disekitar lokasi itu untuk memahami hal tersebut. Sebab itu untuk mempercantik kota Lubuklinggau. Sehingga menjadi daya tarik tersendiri.

“Trotoar sementaranya itu yang kita baguskan, kita indahkan. Anggarannya kurang lebih diatas Rp10 miliar,” jelas Nanan.

Pembangunan trotoar disepanjang lokasi itu dilengkapi dengan taman. Termasuk pula dengan dilengkapi untuk perlintasan bagi penyandang disabilitas.

Lebih lanjut, nantinya jika trotoar tersebut selesai dikerjakan atau dibangun, maka pedagang kaki lima (PKL) tidak boleh lagi dilokasi itu. PKL harus sudah bisa mencari tempat.

Baca Juga :   9 Tim Ikuti Kompetisi U-21

“Kalau untuk disekitar itu tidak boleh. Mereka harus sudah bisa mencari tempat ruang khusus dari simpang RCA lampu merah atau sebaliknya,” bebernya.

Nanan menambahkan, pembangunan trotoar mulai tahun depan dimulai atau di 2019.
“Kapan lagi kita ingin punya kota yang indah, bagus,” celetuknya.

Selain itu, di 2019 pihaknya akan fokus untuk menyelesaikan pembangunan drainase sepanjang Jl Yos Sudarso.

“Anggarannya kita lagi siasati dengan cara sinergi dengan pusat, sinergi dengan provinsi, pihak ketiga atau mensiasati anggaran APBD,” ujarnya.

Orang nomor satu di bumi sebiduk semare itu menjelaskan, hampir seluruh drainase di Jl Yos Sudarso dibenahi hingga ke daerah Kupang.

Baca Juga :   Tagana Muratara Buka Posko Peduli Palu dan Donggala

“Diselesaikan yang di kupang, margamulia itu diselesaikan. Disimpang ini, simpang itu kita bangun yang baru. Sama ketempat daerah Megang. Itu dulu,” katanya.

Meski begitu, Nanan mengungkapkan untuk pembangunan trotoar dan menyelesaikan drainase memakan dana yang cukup besar.

“Hampir bisa Rp49 miliar. Drainase bisa makan hampir total dilinggau ini Rp100 miliar,” terangnya.

Karena itu, dengan anggaran yang dibutuhkan cukup besar, pihaknya mensiati dengan sinergi ke pusat, provinsi atau pihak ketiga. “Kalau tidak seperti itu, tidak mungkin linggau bisa punya proyek, punya pogram pembangunan diatas 10 miliar, 15 milair. Apalagi 40 miliar. Tidak mungkin,” tandasnya. (rif)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Herman Deru Disambut Ribuan Muslimat NU

OKUT, KoranSN Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru menghadiri pengajian akbar Muslimat NU di …