Baku Tembak Dengan Polisi, Dada Yoppi Ditembus Timah Panas



Jenazah Yoppi saat berada di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Yoppi (36), warga Jalan Rawasari Lorong Purnama Kelurahan Bukit Sangkal Palembang yang merupakan gembong pencuri mobil yang setiap melakukan aksinya mengancam korban menggunakan senjata api, Kamis (25/1/2018) pukul 14.30 WIB tewas tertembak usai terlibat baku tembak dengan petugas Unit Ranmor Sat Reskrim Polresta Palembang di kawasan Talang Keramat Palembang.

Tersangka tewas saat akan dilarikan ke rumah sakit usai timah panas kepolisian menembus dada Yoppi. Kini jenazah tersangka ditempatkan di ruang Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono mengatakan, tewasnya tersangka berawal dari polisi mengetahui keberadaan tersangka yang selama ini dicari lantaran kerap melancarkan aksi pencurian mobil menggunakan senjata api di Kota Palembang.

“Mengetahui keberadaan tersangka kemudian polisi melakukan penyergapan. Namun saat akan ditangkap, tersangka melarikan diri sembari meletuskan senjata api sebanyak dua kali ke arah anggota. Atas kejadian tersebut polisi melakukan tembakan tegas yang melumpuhkan ke arah tersangka, sehingga mengenai bagian dada dan tersangka pun roboh. Usai tertembak tersangka di bawa ke rumah sakit, akan tetapi saat di perjalanan tersangka meninggal dunia,” ujarnya.

Diungkapkan Kapolresta, dari catatan pihaknya tersangka memiliki 10 laporan kepolisian terkait kasus pencurian mobil di Kota Palembang. Dimana dalam melancarkan aksinya, tersangka tidak seorang diri melainkan ada komplotan tersangka yang kini masih dalam penyelidikan.

Baca Juga :   Oknum Guru di OKI Cabuli 9 Anak di Bawah Umur

“Tersangka Yoppi ini kalau beraksi selalu dengan rekannya yang jumlahnya diduga lebih dari dua orang. Apabila kepergok oleh korbannya,

tersangka mengancam dengan senjata api rakitan (Senpira), bahkan jika koban melawan, tersangka tak segan melukai korbannya. Sedangkan untuk rekan tersangka serta dimana tersangka menjualkan mobil dari hasil curian, saat ini masih kami selidiki,” ungkapnya.







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kejati Sumsel Kembali Agendakan Pemanggilan Saksi Dugaan Korupsi Aktivitas Tambang Batu Bara

Palembang, KoranSN Tim Jaksa Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Sumsel kedepannya akan kembali mengagendakan …

error: Content is protected !!