Baku Tembak dengan Polisi, Warga Gandus Tewas Tertembak

Prasetijo Utomo. (foto-dedy/dok/koransn.com)

Palembang, koranSN

Gustri Aldo (28), warga Jalan Lettu Kadir Kecamatan Gandus Palembang, Kamis (13/4/2013) tewas tertembak usai terlibat baku tembak dengan Tim Kusus (Timsus) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel.

Baku tembak tersebut terjadi lantaran Gustri Aldo, yang selama ini menjadi buronan polisi dalam dugaan kasus pencurian kendaraan dengan kekerasan alias begal melakukan perlawanan saat akan ditangkap petugas.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel, Kombes Pol Prasetijo Utomo saat dikoonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, sejak tahun 2014 lalu Gustri Aldo telah menjadi buronan pihak kepolisian.

“Dari catatan kita sudah ada 20 laporan polisi kasus pencurian kendaraan dengan kekerasan serta kasus bobol minimarket yang dilakukan tersangka Gustri Aldo ini. Namun, saat akan kita tangkap di kawasan Gandus, tersangka melakukan perlawanan menggunakan senjata api rakitan, sehingga baku tembak antara tersangka dengan petugas kita pun terjadi. Hasilnya, tersangka tewas tertembak,” ujar Prasetijo.

Baca Juga :   Diperiksa KPK, Ucok Hidayat: Saya Tidak Kenal Muchtar Effendi

Masih dikatakan Prasetijo, dalam baku tembak yang terjadi, Gustri Aldo meletuskan senjata api rakitan sebanyak tiga kali ke arah aparat kepolisian.

“Dalam baku tembak itu, tiga kali tersangka menembak ke arah anggota kita. Sehingga kita melakukan tindakan tegas dan terukur. Usai kejadian jenazahnya kita bawa ke Rumah sakit Bhayangkara Palembang,” ungkapnya.

Lanjut Prasetijo, atas kejadian tersebut polisi mengamankan barang bukti yakni; satu pucuk senjata api rakitan, satu butir peluru aktif dan tiga butir selongsong peluru.

Baca Juga :   Tertangkap Tangan Tiga Pencuri Travo Dibekuk

“Selain itu, kita juga mengamankan tiga buah kunci T. Semua barang bukti tersebut diamankan dari tangan tersangka,” tandasnya. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Ingatkan Putra Rhoma Irama Hadiri Panggilan Penyidik

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan Romy Syahrial, putra pedangdut Rhoma Irama, menghadiri panggilan …