Bandar Sabu di 7 Ulu, Diciduk

Tampak tersangka Muhammad Rusli saat diamanka di Mapolsek SU I Palembang. (foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Muhammad Rusli (45), warga Jalan Faqih Usman Kelurahan 7 Ulu Kecamatan SU I, Rabu (12/4/2017) diciduk aparat Sat Reskrim Polsek SU I lantaran tertangkap tangan menjadi bandar sabu dilingkungan tempat tinggalnya.

Ditemui di Polsek SU I, Rusli mengaku terpaksa menjadi bandar sabu karena tak mempunyai pekerjaan lagi untuk menghidupi kebutuhan rumah tangganya

“Saya sudah dua bulan Pak! menjadi bandar, dalam sehari saya biasa mendapat untuk Rp 200 ribu. Saya beli satu paket sabu ke bandar besarnya seharga Rp 80 ribu, dan saya jual kembali seharga Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu,” jelas ayah dua anak ini.

Baca Juga :   Mr X Tewas Usai Tabrak Pohon

Masih katanya,  dirinya membeli sabu tersebut dari seorang bandar besar berinisial ‘WS’ (DPO) yang tinggal tak jauh dari rumahnya. “Barang biasanya satu hari pasti habis terjual. ,” ujarnya.

Wakapolsek SU I, AKP Asmarah Hadi menjelaskan, tertangkapnya tersangka ini berawal dari adanya laporan masyarakat yang masuk ke pihaknya.

“Ada masyarakat resah dengan peredaran sabu yang dilakukan tersangka ini, dan melapor ke kita. dari laporan itu kita langsung melakukan penyelidikan dan pengintaian hingga berhasil memebekuk tersangka saat bertransaksi sabu,” ungkapnya.

Menurut Hadi, dari tangan tersangka pihaknya juga turut mengamankan sejumlah barang butki berupa tiga paket kecil sabu yang 10 kantong plastik klip, pembungkus sabu.

Baca Juga :   Pelajar SMP Tewas Digigit Ular Kobra

“Kini, tersangkqa masih dalam pemeriksaan petugas, guna melakukan pengembangan untuk menangkap bandar besar dibalik sabu yang ada ditangan tersangka Rusli,” tutupnya. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Perpanjang Penahanan Tersangka Edhy Prabowo

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy …