Banding Turun Setahun, Pengadilan Tinggi Vonis Akhmad Najib Terdakwa Dugaan Korupsi Masjid Sriwijaya Tiga Tahun Penjara





Akhmad Najib saat di Pengadilan Tipikor Palembang usai menjadi saksi dalam sidang dugaan korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya Palembang, Kamis (30/9/2021), atau satu hari sebelum Akhmad Najib ditetapkan menjadi tersangka pada perkara tersebut. (Foto-Dok/Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Pengadilan Tinggi Palembang telah mengeluarkan putusan banding Akhmad Najib (mantan Asisten Kesra Sumsel), terdakwa dugaan kasus korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya.

Dalam putusan banding Nomor Putusan: 9/PID.TPK/2022/PT PLG, vonis Akhmad Najib turun setahun. Dimana sebelumnya Akhmad Najib divonis Hakim Pengadilan Tipikor Palembang empat tahun penjara, namun pada tingkat banding Pengadilan Tinggi Palembang untuk vonis atau putusan Akhmad Najib menjadi tiga tahun penjara.

Baca Juga :   Ratusan Pedagang Lorong Basah Serbu Kantor Walikota

Humas Pengadilan Negeri Palembang, Efrata Happy Tarigan SH MH, Kamis (4/8/2022) membenarkan putusan tingkat banding Pengadilan Tinggi Palembang untuk terdakwa Akhmad Najib tersebut.

“Dalam putusan banding Pengadilan Tinggi Palembang, vonis terdakwa Akhmad Najib turun setahun, yakni yang sebelumnya terdakwa divonis empat tahun namun di tingkat banding menjadi tiga tahun penjara. Terkait putusan banding itu kami belum mendapat putusan salinannya, namun untuk datanya bisa dapat dilihat dan dicek di website Sistem Informasi Penelusuran Perkara Pengadilan Negeri Palembang,” ungkap Efrata.

Baca Juga :   Hakim Tolak Eksepsi Najib Cs Terdakwa Dugaan Korupsi Masjid Sriwijaya

Terpisah, Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Mohd Radyan SH MH mengatakan, Kejati Sumsel belum menerima salinan putusan banding terdakwa Akhmad Najib tersebut. HALAMAN SELANJUTNYA>>





Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Kejati Fokus Ungkap Tersangka Dugaan Korupsi Program SERASI 2019 di Banyuasin

Palembang, KoranSN Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Mohd Radyan SH MH, minggu (7/8/2022) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.