Bandit Pecah Kaca di Prabumulih Gondol Uang Rp 450 Juta





Ilustrasi. (foto-net)

Prabumulih KoranSN

Bandit pecah kaca, Rabu (15/8/2018) beraksi di Jalan Sudirman Kota Perabumulih, tepatnya di parkiran salah satu dealer motor yang ada di lokasi kejadian. Korbannya yakni, mobil jenis minibus milik korban Zahri Tanio.

Dalam aksi tersebut pelaku berhasil membawa kabur uang Rp 450 juta, yang berada di dalam mobil.

Menurut saksi mata, Monica Sari, salah satu karyawan dealer, kejadian tersebut sangat cepat, dan tidak ada yang mendengar dan melihat secara pasti saat pelaku memecahkan kaca mobil korban.

Baca Juga :   Kejati Agendakan Ulang Pemanggilan Marwah M Diah Terkait Dugaan Kasus Korupsi Masjid Sriwijaya

“Pak Zahri Tanio adalah salah satu nasabah kami, yang selalu aktif membayar angsuran kredit motor. Setelah selesai bayar angsuran Bapak Zahri langsung pulang, arah patung kuda,” tuturnya.

Namun tak lama berselang, korban kembali lagi, dan menceritakan bahwa kaca mobil sudah pecah. Dan korban mengaku mengalami kerugian Rp450 juta, karena sebelumnya telah mencairkan uang di bank yang ada di Prabumulih.

“Kurang lebih pukul 12.45 WIB dia datang dan keluar pukul 13:15 WIB. Kebetulan saat kejadian, kami sedang istirahat makan siang, selain sepi, kami juga tidak mendengar ada suara pecahan kaca,” terangnya.

Baca Juga :   Polisi Ringkus Sindikat Pencurian Kendaraan Bermotor di Banjarmasin

Sementara itu Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutahuruk melalui Kasat Reskrim, AKP Eryadi Yuswanto membenarkan adanya kejadian tersebut, dan pihaknya sudah melakukan olah TKP.

“Korban mengaku telah mengalami kerugian Rp 4.50.000.000 juta. Saat ini korban sudah kita mintai keterangan, dan sekarang ini posisinya masih kita selidiki lebihlanjut, doakan saja semoga pelaku yang selalu membuat resah masyarakat bisa ditangkap secepatnya,” pungkasnya. (and)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Vendor: Kementan Berutang Rp 1,6 Miliar Usai Penuhi Permintaan SYL

Jakarta, KoranSN Salah satu vendor di Kementerian Pertanian (Kementan), PT Haka Cipta Loka dan Haka …

error: Content is protected !!