Bangun Unit Pengelolaan Air Atasi Kelangkaan Air Bersih

Tampak warga pelosok yang kini sudah bisa menikmati air bersih. (foto-maniso/koransn.com)

Kayuagung, KoranSN

Masyarakat di Kecamatan Air Sugihan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) selama berpuluh-puluh tahun kesulitan air bersih. Namun akhirnya mereka kini dapat menikmati suplai air bersih berkat bantuan dana CSR PT OKI Pulp and Paper Mills yang telah membangun unit pengolahan air (RO) dengan kapasitas 1000 liter/jam air siap minum dan 2000 liter/jam air bersih untuk kebutuhan rumah tangga.

Pabrik kertas terbesar se Asia Tenggara ini saat ini tengah membangun unit pengolahan air (RO) di beberapa titik di kecamatan Air Sugihan. Head Public Affair PT OKI Pulp Gadang Harta Hartawan kemarin mengatakan, pihaknya baru saja meresmikan unit pengelolaan air yang berada di Desa Simpang Heran Kecamatan Air Sugihan.

“Alhamdulillah unit pengelolaan air ini sudah bisa digunakan oleh masyarakat dan sudah diresmikan dan persoalan masyarakat selama ini sudah teratasi,”kata Gadang saat meresmikan unit pengelolaan air di Simpang Heran, Selasa (11/12/2018).

Baca Juga :   Hati Hati, Sungai Lematang Meluap, Jalan Sedupi Tanah Abang Amblas

Menurutnya, bantuan ini merupakan kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar untuk kebutuhan air bersih. “Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan air bersih,”kata Gadang.

Katanya, Saat ini pihaknya juga tengah membangun unit pengolahan air minum yang ditempatkan di Puskesmas Air Sugihan di Jalur 25 Desa Bandar Jaya. “ini menindaklanjuti keluhan dari masyarakat desa dan pasien Puskesmas yang selama ini juga merasakan kesulitan air bersih,”jelasnya.

Selain itu kata Gadang, unit pengolahan air minum yang kedua menyusul bantuan yang pernah diberikan sebelumnya direncanakan akan dibangun di Desa Bukit Batu Dusun Baung.

Sehingga kata Gadang, total unit pengolahan air minum yang di bangun oleh perusahaan untuk keperluan masyarakat di Kecamatan Air Sugihan hingga akhir Desember ini berjumlah 4 unit.

Baca Juga :   Peduli Kesehatan, Pemkab Muba dan BPJS Kesehatan Launching UHC

“Penyaluran bantuan ini dalam upaya mengatasi permasalahan ketersediaan air minum masyarakat di Kecamatan Air Sugihan selama ini,”ungkapnya.

Ditambahkannya, unit pengolahan air yang dibangun tersebut jika dioperasikan dari pagi hingga sore, kapasitasnya bisa mencapai 600 galon air minum atau jika dioperasikan 24 jam bisa 1200 galon air minum. (iso)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Muara Enim Bantu Korban Kebakaran di Lahat

Muara Enim, KoranSN Plt. Bupati Muara Enim, H. Juarsah, S.H., serahkan bantuan kepada korban kebakaran …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.