Banjir Bandang Luluh Lantahkan Kawasan Tanjung Sakti Lahat

Longsor yang terjadi akibat banjir bandang di jalur lintas Pagaralam-Bengkulu Selatan. Tampak mobil yang terbalik akibat tanah longsor. (Foto-Asnadi/Koransn)

Pagaralam, KoranSN

Hujan deras yang mengguyur daerah Tanjung Sakti selama 4 jam menyebabkan wilayah Tanjung Sakit Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, Kabupaten Lahat terjadi banjir bandang disertai longsor sepanjang 3 Km di jalur lintas Pagaralam-Bengkulu Selatan.

Bahkan banjir juga menghanyutkan dua unit mobil pengangkut ikan yang sedang melintas dari arah Manna Provinsi Bengkulu ikut terseret. Kemudian sejumlah pohon roboh dan matrial batu bercampur tanah menutupi badan jalan sepanjang 3 Km, Jumat (22/12/2017).

Salah seorang korban sopir mobil ikan dari arah Bengkulu, Idil mengatakan, kejadian berlangsung sangat cepat namun ia beserta rekanya masih sempat keluar dari mobil untuk menyelamatksn diri.

“Banjir tiba-tiba datang sehingga kami tidak sempat memarkirkan mobil, namun berhasil menyelamatkan diri, akibatnya mobil rusak berat dan seluruh ikan berkisar 1,2 ton terbawah arus, sehingga mengalami kerugian ratusan juta rupiah,” kata dia.

Sementara itu Camat Tanjung Sakti Pumi, Saiful Bachri mengatakan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, awalnya longsor kecil dan beberapa pohon tumbang, namun semakin lama air makin besar dan volomenya kian meningkat.

“Terlihat tanah mulai longsor, namun puncaknya sebelum maghrib air mengalir sangat deras dan pekat, hujan sempat melumpuhkan akses jalan lintas provinsi selama 12 jam,” ujar Saiful Bachri.

Baca Juga :   Dukung Program Satkamling, Tambah Pos Keamanan di Gunung Ibul

Saiful mengatakan, selain sempat membuat jalur lumpuh, longsor juga mengakibatkan tiang listrik roboh hingga memadamkan aliran listrik untuk suplay satu desa.

“Longsor tersebut, mengakibatkan beberapa tiang listrik roboh hingga pihak PLN terpaksa melakukan pemadaman, di Desa Pulau Timun Tanjung Sakti, kemungkinan pemadaman berlangsung selama lebih kurang tiga hari,” tambahnya.

Ia mengatakan, belum dapat diketahui jumlah kerugian dan warga yang menjadi korban banjir bandang ini, termasuk warga yang rumahnya tergenang air hingga 50 cm. (asn)



Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Kemenkumham Sumsel Verifikasi Kepuasan Pelayanan di Lapas Lubuklinggau

Lubuklinggau, KoranSN Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera …

error: Content is protected !!