Bansos DPR RI Dibutuhkan Masyarakat Saat Pendemi Covid-19, Anggota DPR RI Hj. Sri Kustina Bagikan Sembako





Hj. Sri kustina saat menyerahkan bantuan sembako. (foto-anas/koransn)

PALI, KoranSN

Terkait adanya penahanan bantuan sembako Reses anggota DPR RI Ir Hj Sri Kustina kepada masyarakat di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) oleh salah satu pasangan calon (Paslon) peserta dalam kontestasi Pilbup PALI 2020, Pengamat politik senior Sumsel Bagindo Togar angkat bicara.

Ada tiga hal penting yang ia sampaikan dalam Bantuan reses DPR RI tersebut, pertama bantuan tersebut bukan dari dinas atau instansi pemerintah daerah, kedua bansos tersebut bukan dari salah satu Paslon nonor. Ketiga bantuan tersebut benar dibutuhkan masyarakat apa lagi saat ini masa pendemi. Dan reses dewan DPR RI saat ini difokuskan bantuan percepatan penanganan Covid-19.

Baca Juga :   Bendera Asian Games Berkibar di Puncak Serelo

“Bantuan itu setau saya bukan dari APBD kabupaten, jadi jangan sampai persoalan ini menjadi blunder baik bagi paslon dan penyelenggara pemilu. Meskipun anggota DPR RI adalah isteri Bupati, tapikan atas nama anggota dewan dan Parpol, NasDem PEDULI,” katanya Selasa (3/11/2020).

Ia menjelaskan Reses dan Kunjungan Kerja Dapil (Kundapil) DPR RI sudah menjadi agenda dalam penanganan Covid-19. Dan ia mengaskan bahwa bantuan tersebut sudah sejak pandemi, juga menjadi catatan, bukan hanya Sri Kustina memberikan bantuan, seluruh anggota DPR RI Dapil Sumsel melakukan hal yang sama, Edi Santana, Alex Noerdin. Ini memang program penerintah dan teman-teman di Parpol paham akan hal itu.

Baca Juga :   Pelatihan UKM Tunjang Kemasan Agar Bersaing di Pasar Internasional

“Bukan hanya Sri Kustina, Eddy Santana, pak Alex Noerdin sebelumnya juga sama. Artinya apa, ini salah satu bentuk kekhawatiran peserta kontestasi Pilkada. Akhirnya, aura Pilkada tidak cerdas, dewasa dan gagal paham, harus bijak dan kedepankan etika,” ujarnya. HALAMAN SELANJUTNYA>>





Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

5 Desa di OKI Sepakat Jadi Bagian Tim Mitigasi Cegah Konflik Gajah dan Manusia

Kayuagung, KoranSN Konflik satwa gajah dan manusia kerap terjadi di Sumatera Selatan (Sumsel), khususnya di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!