Banyuwangi Terapkan Masterplan Sistem Pengelolaan Sampah ke Desa



Pertemuan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dengan CEO Avfall Norge, Runar Bålsrud membahas penerapan masterplan Drip. (Foto-Antara/HO-Humas Pemkab Banyuwangi)

Banyuwangi, Jatim, KoranSN

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mulai mengimplementasikan masterplan atau rencana induk sistem pengelolaan sampah terintegrasi di belasan desa di kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu.

Terdapat 15 desa, yang menjadi percontohan implementasi dokumen rencana induk persampahan (Drip) jangka panjang, di antaranya Desa Purwodadi (Kecamatan Gambiran), Kluncing dan Tamansari (Kecamatan Licin), Glagah (Kecamatan Glagah) Sumberberas dan Tembokrejo (Kecamatan Muncar), Setail dan Genteng Wetan (Kecamatan Genteng), Sidodadi (Kecamatan Wongsorejo) dan lainnya.

Baca Juga :   Pemkab Sigi Bantu Sarana Infastruktur Penunjang UIN Datokarama

“Kami libatkan anak-anak muda yang tergabung dalam tim pendamping program. Di tiap desa, tim ini nanti yang mendampingi untuk melakukan pengelolaan sampah secara terintegrasi,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (9/2/2024).

Penerapan masterplan di desa-desa tersebut dilakukan bersama Avfall Norge, yang merupakan Asosiasi Persampahan Norwegia dan turut menyusun masterplan Drip melalui program Clean Ocean Through Clean Communities (CLOCC). HALAMAN SELANJUTNYA>>



Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Ternate, KoranSN Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara membangun infrastruktur jalan di tiga desa di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!