Bareskrim Sita Aset Panji Gumilang Terkait Kasus TPPU









Terdakwa kasus penodaan agama Panji Gumilang (tengah) menyapa kerabatnya usai sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri Indramayu, Jawa Barat, Kamis (22/2/2024). (Foto-Antara)

Jakarta, KoranSN

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menyita sejumlah aset milik pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang, selaku tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU).

“Aset yang disita, terdiri atas tanah, kendaraan, dan uang tunai,” kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol. Whisnu Hermawan di Jakarta, Jumat (23/2/2024).

Baca Juga :   Berkas Delapan Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Muratara Dilimpahkan ke PN Palembang

Whisnu merinci aset tanah milik Panji Gumilang yang disita itu terdiri atas lima bidang tanah di Kota Depok seluas 866 meter persegi dengan nilai Rp6 miliar. Kemudian, terdapat 42 bidang tanah di Kabupaten Indramayu dengan luas total 29,6 hektare (sekitar 296 ribu meter persegi) senilai Rp27,3 miliar.

“Kendaraan yang disita, tiga unit mobil Isuzu Mux senilai Rp1,1 miliar,” tambah Whisnu.

Selanjutnya, aset uang di 16 rekening Bank Mandiri senilai Rp271 miliar dan satu rekening berisi uang dollar Amerika Serikat senilai 480.700 dolar AS.

Baca Juga :   Kakek Penjual Judi Togel di Prabumulih Ditangkap

Whisnu menyebut pihaknya masih menghitung nilai total aset yang telah disita tersebut. Namun, penyidik masih melakukan penelusuran aset-aset lain milik Panji Gumilang terkait dengan TPPU. HALAMAN SELANJUTNYA>>











Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka Oleh KPK

Sidoarjo, Koransn Bupati Sidoarjo, Gus Muhdlor sapaan Ahmad Muhdlor Ali telah resmi ditetapkan sebagai tersangka …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!