Baru Diingatkan Presiden, Sudah Terkena OTT KPK

Gedung KPK. (foto-net)

PERINGATAN Kepala Negara kepada Kepala Daerah agar jangan main-main dengan uang anggaran atau APBD, masih terasa segar diingatan. Tetapi tiba-tiba sudah tersiar kabar, terjadi OTT KPK lagi. Kali ini yang terciduk adalah Bupati Nganjuk, Taufiqurrahman.

Apa kurangnya lagi, Presiden sudah mengingatkan langsung. Tetapi masih juga korupsi terjadi. Yang rakyat lihat saat ini, kesekian kalinya menunjukkan betapa banyaknya uang Negeri ini yang dikorupsi oknum pejabat. Ternyata bagi oknum pejabat yang tak punya hati, memainkan uang anggaran dianggapnya biasa saja. Sudah saatnya KPK lebih keras dan tegas untuk kondisi ini.

Entahlah mau bilang apa lagi, diyakini rakyat merasa miris dengan kondisi ini. Banyak oknum kepala daerah masih melakukan praktek terlarang, korupsi. Nyatanya, tak berkesudahan yang terkena OTT KPK.

Baca Juga :   Asap Makin Tebal, Bagaimana Ini?

Menjadi pertanyaan, apakah tidak ada takutnya oknum pejabat yang masih terus coba-coba memperkaya diri sendiri dengan cara yang tak benar. Apakah banyaknya OTT KPK tak menjadi contoh, agar tak bernasib sama.

Dapat dikatakan korupsi di Indonesia sudah sangat memperihatinkan, hampir di tiap daerah di Bumi Pertiwi ini ada kasus korupsi. Di Sumsel sendiri OTT KPK pernah terjadi, seperti kasus suap Muba dan OTT Bupati Banyuasin.

Diharapkan, tak hanya berhenti di Nganjuk. Diyakini masih sangat banyak korupsi di daerah di penjuru Negeri ini. Rakyat menyaksikan betapa dahsyatnya korupsi di Negeri ini. Memang korupsi adalah persoalan klasik yang telah lama ada.

Kita berharap pada Pemerintahan Jokowi ini masalah korupsi memang dapat dituntaskan. Apalagi dalam banyak kesempatan Presiden Jokowi mengingatkan untuk tak main-main dengan anggaran dan jangan korupsi.

Baca Juga :   Banjir di Depan Mata

Ini menunjukkan keseriusan agar pejabat dan penyelenggara negara untuk menggunakan uang milik rakyat sebagaimana mestinya.

Semua rakyat di Bumi Pertiwi mempunyai hak yang sama atas kekayaan Negeri ini. Jangan mentang-mentang punya kuasa dan kewenangan, seenaknya mengambil yang bukan haknya. (Agus Harizal Alwie Tjikmat)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

COVID-19 Masih Memerlukan Perhatian yang Tinggi

  DI penghujung tahun 2020, permasalahan COVID-19 masih memerlukan perhatian yang tinggi, walaupun secara umum …