Baru Empat Bulan di PALI, Bos Roti Asal Ogan Ilir Ditembak OTD

PERAWATAN-Korban basuki saat mendapkan perawatan dari petugas medis.foto-anas/koransn.

PALI,koranSN
Entah tanpa sebab yang pasti, tiba-tiba Basuki, bos roti yang tinggal di RT 4 RW 2 Talang Nanas Kelurahan Talang Ubi Timur Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI ditembak orang tak dikenal (OTD) di bagian bahu korban.Beruntung, korban masih bisa diselamatkan dan langsung dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Talang Ubi dan langsung mendapat perawatan intensif dari petugas RSUD Talang Ubi.

Kejadian berlangsung, Rabu (22/2/2017) sekitar pukul 09.00 WIB di rumah korban, di Talang Nanas yang juga merupakan tempat dirinya memproduksi roti.Dari penuturan saksi mata, pelaku berjumlah tiga orang dengan mengendarai dua sepeda motor.

“Motor duo, wong tigo. Kiroin tadi nak beli roti, ngetuk pintu berulang-ulang. Kemudian keluar lah si bos roti. Dak tahu apo yang diomongi mereka, tibo-tibo bunyi suaro ledakan tembakan sekali. Habis itu korban berlari bawa pisau untuk mengejar pelaku, namun ternyata korban malah ditabrak pelaku hingga tekapar,” ungkap Rosnaini, warga Talang Nanas yang merupakan tetangga korban.

Baca Juga :   Hari Pertama Kerja, Robby Kurniawan Resmikan Kampung KB

Rosnaini juga menjelaskan, bahwa sang korban baru pindah ke rumahnya sekarang. “Sebelumnyo korban tinggal di dekat persimpangan Talang Nanas, tapi baru sebulan ini pindah di belakang rumah aku. Statusnyo jugo masih ngontrak,” tambahnya.Ditambahkan, oleh Supriyanto yang merupakan karyawan korban. Dirinya menuturkan tidak mengetahui jelas kejadian, karena posisinya kami sedang di dapur buat roti.

“Pas kerjo di dapur belakang sedang buat roti, wong itu (pelaku, red) bertamu, tibo-tibo terdengar suaro tembakan,” ucap pria yang kerap disapa Yanto itu usai mengantarkan korban ke RSUD Talang Ubi.Dari informasi yang berhasil dihimpun SN, pelaku diduga ada dendam terhadap korban. Karena, sebelum kejadian korban sempat mendapat ancaman dari pelaku lewat handphone.

Diketahui, korban Basuki berasal dari Kabupaten Ogan Ilir dan baru menetap di Pendopo Kabupaten PALI sekitar empat bulan yang lalu.Sementara itu Basuki sempat memberikan keterangannya kepada SN. “Aku sempat diancam lewat telpon,” ucapnya.Ditambahkan Biro, saudara korban yang menjelaskan bahwa penembakan terhadap saudaranya itu masih ada hubungan dengan salah satu karyawannya yang berinisial ‘IT’.  ‘IT’ dalam keterangan Biro meminta kepada korban Basuki agar membayar gaji sebulan full. Padahal, It sendiri baru satu minggu bekerja.

Baca Juga :   Inul Daratista dan Rara Lida Goyang Warga PALI

“Sudah dibayar satu minggu sebesar Rp 250.000,00. Namun It meminta nak full. Terus Basuki dapet telpon dari orang tidak dikenal dan mengancam Basuki,” tambahnya.Sementara, Kapolsek Talang Ubi, Kompol Victor Eduard Tondaes melalui Kanit Reskrim Iptu Rusli, SH membenarkan kejadian tersebut. Dan saat ini pelaku sedang dalam pengejaran.”Motif dan pelaku masih dalam penyelidikan,” tukasnya. (ans)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Alwin

Avatar

Lihat Juga

Jelang Sidang di MK, KBMPP Beri Dukungan Moril untuk KPU PALI

PALI, KoranSN Pengurus Wilayah Keluarga Besar Mahasiswa Pemuda PALI (PW-KBMPP) memberikan dukungan moril kepada Komisi …