Bawa Motor, Anggun Ditabrak Mantan Suami Pakai Angkot

Korban saat membuat laporan di SPK Terpadu Polresta Palembang. (foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Ditabrak mantan suami dengan angkot, Anggun Rachma Anggraini (27), kemarin tak terima dan membuat pengaduan ke SPK Terpadu Polresta Palembang guna memenjara mantan suaminya berinisial ‘RH’ (29) tersebut.

Menurut kesaksian wanita yang tinggal di Jalan Pertamina Ujung Lorong Kelala 2 No 03 RT 53 RW 12 Kelurahan 16 Ulu Kecamatan SU II ini, penabrakan yang diduga secara sengaja di lakukan mantan suaminya tersebut terjadi, Minggu (9/7/2017) saat ia sedang berboncengan sepeda motor dengan seorang temannya.

Menurut korban saat kejadian, ia dan temannya sedang mengendarai sepeda motor di Jalan Ahmad Yani Kecamatan SU II Plaju. Namun ketika diperjalanan ia bertemu dengan mantan suaminya yang sedang menarik penumpang menggunakan angkot berwarna merah.

“Ketika kami bertemu di lokasi, tepatnya didepan Lorong Murni, mantan suami saya tersebut mempersilakan sepeda motor saya kendarai untuk melaju duluan. Namun ketika hendak melaju duluan tiba-tiba ‘RH’ yang dinikahinya secara siri itu membelokan angkotnya ke kanan sehingga menabrak motor yang sedang saya kendarai,” tersangnya didepan petugas SPK Terpadu Polresta Palembang.

Baca Juga :   Spesialis Curanmor Ditangkap

Dilanjutkannya, akibat tabrakan tersebut membuatnya harus terjatuh dari sepeda motor.

“Kaki dan tangan saya lecet semua Pak!, tak hanya saya teman yang saya bonceng juga mengalami lecet-lecet,” ujarnya sambil memperlihatkan luka-lukanya.

Masih kata korban, setelah menabrak dirinya mantan suaminya itu langsung pergi saja.

” Terlapor ini, pura-pura tidak tahu padahal sudah kami teriakan, apa maksutnya melakukan itu,” tuturnya.

Atas kejadian tersebut, ia meminta kepada pihak kepolisian untuk menangkap dan memenjarakan mantan suamianya itu. “

Baca Juga :   10 Kali Begal Motor, Dedi Tersungkur Ditembak Polisi

“Kalau luka saya tak apa-apa, tapi perbuatannya itu mempermalukan saya dimuka umum. Sakit rasanya sampai ke hati, penjarakan saja biar tahu rasa dan saya pun puas kalau dia masuk penjara.” kesalnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara membenarkan adanya laporan tersebut dan laporan itu segera akan ditindaklanjuti.

“Berdasarkan laporan yang kita terima, terlapor dapat diancam dengan pasal 251 KUHP tentang penganiayaan.” singkatnya. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Panggil Dua Saksi Kasus Suap Pengadaan Bansos di Jabodetabek

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (19/1) memanggil dua saksi dalam penyidikan kasus suap …