Bawa Sabu, Tukang Ojek di Monpera Berurusan dengan Polisi

Heriyanto (tengah) digiring petugas ke sel tahanan Polres Palembang usai kedapatan membawa sabu. (foto-deni/koransn.com)

Palembang, koranSN

Naas dialami Heriyanto (35), seorang tukang ojek yang biasa mangkal di Monpera ini. Pasalnya, kecintaanya pada serbuk setan (sabu) harus membuatnya berurusan dengan pihak berwajib.

Tukang ojek naas ini, tertangkap tangan petugas Sabhara  1133 Polresta Palembang yang sedang melakukan patroli, menyimpan sabu dibawa jok sepeda motor yang digunakannya untuk mengojek.

Kasat Sabhara Polresta Palembang, Kompol Rachmat Syawal Pakpahan mengatakan, tersangka ditangkap, Sabtu malam (25/3), saat sedang berada di Jalan Simpang Jalan Pangeran Antasari Palembang.

Menurut Kasat, dari pengakuan tersangka jika ia baru saja membeli sabu tersebut dari seorang bandar dikawasan 14 Ilir. Ketika sepeda motornya diberhentikan petugas, tersangka sempat ingin menghilangkan barang bukti ketika digeledah petugas.

Baca Juga :   Kawanan Begal Motor Sadis Ditangkap Polisi

“Tersangka kita tangkap setelah gerak-geriknya yang mencurigakan saat melihat petugas yang berpatroli. Dari kecurigaan itu, kita langsung mendekatinya dan saat digeledah kita menemukan sabu yang disimpannya di bawa jok motornya,” katanya.

Untuk mempertanggungjawabkan ulahnya, tersangka dijerat dengan Pasal 112 UU Narkotika No 35 tahun 2009 tentang pemberantasan narkotika yang ancaman hukumannya 10 tahun penjara.

Dari pengakuan tersangka, ia baru sekali membeli sabu. Ia nekat mengkonsumsi sabu karena banyak permasalahan keluarga yang dihadapainya.

“Saya menyesal, saya nekat mengkonsumsi hanya untuk menetralkan pikiran dari belenggu permasalahan yang saya hadapi,” jelasnya. (den)

Baca Juga :   Truk Kontainer Muatan Daging Selundupkan 1 Kg Sabu
Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Panggil Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (18/1/2021) memanggil Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta Finari …