Bawaslu Panggil Pengurus DPD Golkar Muratara





Budi Iskandar saat memberikan keterangan di Kantor Bawaslu Muratara terkait namanya tercatut di kepengurusan DPD Partai Golkar Kabupaten Muratara. (foto-sunardi/koransn)

Muratara, KoranSN

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) memanggil pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Muratara, Jumat (27/12/2019).

Pemanggilan tersebut dalam rangka mengklarifikasi terkait adanya pemberitaan di salah satu media yang menyebutkan bahwa ada salah satu anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dari Kecamatan Karang Dapo, atas nama Budi Iskandar yang masuk dalam struktur kepengurusan DPD Partai Golkar Kabupaten Muratara.

Ketua Bawaslu Kabupaten Muratara, Munawir mengatakan berdasarkan peraturan Bawaslu RI nomor 0883/K BAWASLU/KP.01.00/XI/2019 tentang pedoman pelaksanaan pembentukan Panwascam tahun 2019.

“Berdasarkan temuan Bawaslu Kabupaten Muratara terkait adanya salah satu nama Kader dari Partai Golkar atas nama Budi Iskandar yang terdaftar dalam kepengurusan Partai Golkar Kabupaten Muratara, bersama ini Kami Bawaslu Kabupaten Muratara mengundang ketua Partai Golkar untuk memberikan keterangan dalam klarifikasi perihal tersebut,” katanya.

Berdasarkan temuan itu juga lanjut Munawir, pihaknya memanggil saudara Budi Iskandar untuk memberikan keterangan di Kantor Bawaslu Kabupaten Muratara.

Baca Juga :   Terapkan 6M, Waspadai Klaster Baru di Tempat Makan

“Kita juga mengundang saudara Budi Iskandar untuk memberikan keterangan klarifikasi tersebut,” ujarnya.

Sementara itu Ketua DPD Golkar Kabupaten Muratara, Hasbi Assadiki melalui Wakil Sekretaris DPD Golkar Kabupaten Muratara, Tarmizi membenarkan jika Bawaslu Kabupaten Muratara mengundang pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Muratara untuk memberikan keterangan terkait perihal tersebut.

“Atas nama pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Muratara meminta maaf kepada saudara Budi Iskandar atas pencatutan namanya di kepengurusan DPD Partai Golkar Kabupaten Muratara,” ucapnya.

Ia mengaku jika pencatutan nama Budi Iskandar dikepengurusan DPD Partai Golkar secara sepihak tersebut hanya lah untuk mengisi kekosongan kepengurusan guna verifikasi kepengurusan Partai Golkar.

“Untuk penghapusan nama dan data yang ada pada Sipol KPU RI, sekarang dalam proses penghapusan dan verifikasi ulang kepengurusan. Atas kejadian tersebut, kami segenap kepengurusan partai Golkar Muratara memohon maaf kepada saudara Budi Iskandar dan mengklarifikasi permasalah ini,” akunya.

Terpisah Anggota Panwascam Karang Dapo terpilih, Budi Iskandar mengatakan jika permasalahan terkait pencatutan namanya di Partai Golkar tersebut sudah clear.

Baca Juga :   Muba Dukung Survei Seismik 3D PHE Jambi Merang

“Setelah saya mengetahui kalau nama saya tercatut di kepengurusan partai Golkar, saya langsung mengklarifikasinya ke DPD Partai Golkar Muratara dan DPD Partai Golkar tersebut menyambut baik dan DPD Partai Golkar tersebut mengatakan jika pencatutan namanya itu hanya untuk verifikasi kepengurusan partai,” katanya.

Setelah itu lanjut Budi Iskandar, Ketua DPD Partai Golkar melalui Wakil Sekjend Partai Golkar Kabupaten Muratara, Tarmizi datang ke Bawaslu Muratara untuk mengklarifikasi terkait namanya tersebut yang tercatut dalam kepengurusan Partai Golkar Kabupaten Muratara.

“Karir saya dalam penyelenggara Pemilu ini, mulai dari KPPS, PPS dan PPK dan sekarang di Panwascam. Bawaslu juga sudah berkoordinasi dengan KPU Muratara untuk mengecek nama saya di kepengurusan partai melalui Sipol KPU dan ternyata nama saya tersebut bersih dari kepengurusan Partai politik. Alhamdulillah permasalahannya sekarang sudah selesai dan clear,” pungkasnya. (snd)

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Bahas Persiapan Pemilu 2024, KPU Temui Komisi I DPRD Lubuklinggau

Lubuklinggau, KoranSN Menghadapi Pemilu dan pemilihan serentak 2024, Komisoner KPU Kota Lubuklinggau audensi bersama Komisi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.