Bawaslu Sumsel Terima 10 Laporan Pelanggaran Kampanye



Ketua Bawaslu Sumsel Junaidi saat diwawancarai sejumlah wartawan. (foto-dok/anton/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumsel sejauh ini sudah menerima 10 laporan pelanggaran selama masa kampanye pemilihan gubernur (Pilgub) Sumsel yang baru berjalan dua mingguan ini. Rinciannya, tujuh pelanggaran kampanye dan tiga pelanggaran keterlibatan ASN (Aparatur Sipil Negara).

Ketua Bawaslu Sumsel, Junaidi menuturkan untuk pelanggaran kampanye seperti masih ditemukannya Alat Peraga Kampanye (APK) diluar yang ditentukan Komisi Pemilihan Umum (KPU), kemudian mengajak anak-anak saat berkampanye dan beberapa jenis pelanggaran lainnya.

Namun, ia mengakui pelanggaran kampanye seperti ini sulit untuk ditindaklanjuti. Karena kurangnya uraian dari laporan yang masuk seperti lokasinya dimana dan lain sebagainya.

“Karena itu, jika mau lapor kami minta harus melengkapi uraiannya seperti lokasi, kapan dan lain sebagainya sehingga kami dapat segera menindak lanjutinya,” ungkap Junaidi, Kamis (1/3/2018).

Dikatakan Junaidi, untuk pelanggaran ASN, pihaknya mendapati tiga ASN yang berfoto bersama calon, dan kemudian memberikan tanda nomor pasangan calon (Paslon). Saat ini pihaknya telah memanggil ketiga ASN tersebut untuk memintai keterangan dan menteliti laporan yang masuk.

“Nantinya jika sudah diteliti dan dikaji kami akan sampaikan ini ke Komisi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk pemberian sanksinya,” kata Junaidi.

Baca Juga :   Hadiri Rakorwasdanas 2017, Alex Noerdin Serap Arahan Wapres JK

Ia mengatakan, untuk sanksi pelanggaran kampanye, sesuai dengan kajian. Jika hanya pelanggaran ringan maka sanksi hanya sebatas teguran. Namun, jika pelanggaran tersebut berat maka pihaknya dapat mendiskualifikasi pasangan calon tersebut.

“Untuk pelanggaran berat, misalnya kampanye diluar jadwal. Jadi, sekali lagi kami ingatkan untuk tidak melakukan pelanggaran berat karena merugikan paslon itu sendiri,” pungkasnya. (awj)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Yayasan Dian Dharma Banjarnegara Gelar Seminar Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Terhadap Anak

Banjarnegara, KoranSN Maraknya kekerasan terhadap anak perlu adanya penanggulangan serta antisipasi, hal ini disamping peranan …

    error: Content is protected !!