Bayar Pajak Kendaraan Via Online

Ilustrasi.(foto-net)

Pagaralam, KoranSN

Terkait informasi adanya salahsatu pegawai Kantor Samsat Kota Pagaralam terkonfirmasi terpapar virus Corona, serta 33 orang dilakukan karantina mandiri, Petugas Kantor Samsat Kota Pagaralam langsung mengambil langkah cepat agar pelayanan terhadap wajib pajak tetap bisa dilakukan.

Kapolres Kota Pagaralam, AKBP Dolly Gumara melalui Kasat Lantas, AKP Ricky Mozam dan Ps Kanit Reg Ident, Aipda Syaipudin Z mengatakan, untuk petugas dari instansi Polri, berdasarkan perintah atasan, baik Kapolres maupun Kasat Lantas, sementara tidak ke kantor Samsat Kota Pagaralam, sembari menunggu hasil swab test keluar.

“Untuk Bapenda dan jasa raharja masih menunggu info perintah dari Palembang,” jelas Syaipudin.

Ia mengatakan, Demi kesehatan dan keselamatan bersama dalam pencegahan penyebaran pandemi virus Corona, bagi wajib pajak yang akan melakukan pembayaran pajak kendaraan, baik roda dua dan roda empat di Kantor Samsat Kota Pagaralam, sementara waktu tidak membuka pelayanan tatap muka tetapi membuka pelayanan via online.

“Bagi wajib pajak yang membayar pajak tahunan sementara diarahkan memakai E-Dempo,” katanya.

Sebelumnya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pagaralam mengkonfirmasi salahsatu pegawai Kantor Pelayanan Samsat Kota Pagaralam terpapar positif virus Corona.

Baca Juga :   Sungai Musi Meluap, Akses Dua Desa Terputus

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pagaralam, Alpian Maskoni melalui Juru Bicara, Samsul Bahri mengungkapkan, kronologisnya diketahui salahsatu pegawai Samsat Kota Pagaralam terpapar virus Corona, setelah bersangkutan melakukan periksa swab test mandiri di Palembang. Alhasil positif corona, kemudian dikonfirmasikan ke Gugus Tugas Kota Pagaralam.

“Mulanya kami mendapat informasi bersangkutan positif Corona pada Jumat, 26 Juni 2020, kemudian guna mencegah perluasan Covid langsung ditindaklanjuti tracking orang-orang yang pernah kontak dengan pasien. Pada Sabtu 27 Juni 2020, gugus tugas melakukan swab test dan dianjurkan isolasi mandiri terhadap semua pegawai dan tenaga penunjang Kantor Samsat Kota Pagaralam, tinggal lagi menunggu hasilnya,” jelasnya.

Hal ini dilakukan sebut Samsul, pasalnya terakhir bersangkutan di Kota Pagaralam pada tanggal 19 Juni 2020. Diasumsikan, masa inkubasi 14 hari, diperkirakan sudah sejak sekitar tanggal 10 Juni 2020 beliau sudah terpapar virus corona.

“Ada sebanyak 33 orang pegawai dan tenaga penunjang Kantor Samsat Kota Pagaralam telah diambil sampel uji swab kemudian dikirim ke laboratorium kesehatan di Palembang. Kami mengimbau kepada orang lainnya yang pernah kontak antara tanggal 10 hingga 19 Juni 2020 dengan pasien belum dilakukan swab test, diharapkan menghubungi gugus tugas,” ujarnya.

Baca Juga :   Oknum PNS Ditangkap Polres Banyuasin

Disebutkan Samsul, 33 orang di lingkungan Samsat Kota Pagaralam yang diambil sampel swab pertama pada 27 Juni 2020, diantaranya pegawai Bapenda Provinsi sebanyak 14 orang, pegawai bank sebanyak 2 orang, pegawai jasa raharja sebanyak 2 orang, kemudian kepolisian sebanyak 9 orang (tenaga honor 3 orang, PNS 1 orang dan Polantas 5 orang). ASN Pemkot Pagaralam sebanyak 1 orang, tukang ojek 2 orang, pegawai kantin 2 orang dan cleaning service 1 orang. (asn)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Dishub Empat Lawang Pasang Stiker Reflektor di Guardrail

Empat Lawang, KoranSN Dinas Perhubungan Kabupaten Empat Lawang memasang stiker reflektor di pagar pengaman (Guardrail) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.