

PALI, SN
Penurunan harga Bahan bakar Minyak (BBM) mulai Selasa (5/1) tak bisa dinikmati dan dirasakan warga Bumi serepat Serasan, karenanya Agen Pengisian Minyak (APM) yang berada di bilangan Beracung Jalan Merdeka Kota Pendopo Kabupaten PALI tutup, disebabkan BBM jenis premium dan solar, kosong. Yang ada hanya BBM jenis Pertamax.
Sementara di tingkat pengecer harga BBM jenis Premium masih belum berubah, yakni di kisaran harga Rp 9.000 sampai Rp 10.000 per liternya.
Pantauan SN, tampak pintu gerbang APM satu-satunya yang berada di Kota Pendopo tertutup rapat dan tidak ada aktivitas. Banyak warga yang hendak mengisi BBM terpaksa mengurungkan niatnya dan pulang dengan kecewa.
Agus (35) salahsatu warga yang hendak mengisi BBM harus pulang dengan kecewa karena mendapati tempat pengisian minyak tersebut tutup.
“Waduh, jauh-jauh aku kesini tapi POM ini tutup,” ujarnya, kemarin.
“Kalau di POM, beli BBM Rp15.000 saja sudah penuh tangki motorku apalagi kabarnya hari ini turun, tapi kalau di pengecer harganya mahal,” keluhnya lagi.
Kekecewaan juga nampak di wajah Zulkipli (37) seorang pengendara mobil Pick up yang juga hendak mengisi BBM.
“Percuma turun kalau masih susah didapat, dan SPBU disini selalu tutup akibat kekurangan pasokan. Aku minta kepada pemerintah tolong BBM di PALI ini pasokannya ditambah supaya tidak selalu terjadi seperti ini, dan yang lebih penting turunnya BBM harga Sembako juga ikut turun,” harapnya. (ans)


