Begal Sopir Travel, Pasangan Kekasih Jerat & Pukul Korban dengan Kunci Roda







Warga saat menolong korban dan mengamankan tersangka di lokasi kejadian. (foto-istimewa)

Palembang, KoranSN

Malang dialami Ariyadi (50), warga Lorong Mujahirin Lorok Pakjo Kecamatan IB I Palembang, korban yang merupakan sopir travel jurusan Baturaja – Palembang ini, Minggu (30/9/2018) pukul 20.00 WIB menjadi korban begal saat mobil yang dikendarainya melintasi Jalan Perindustrian Komplek Sukarami Insah Kecamatan Sukarami Palembang.

Adapun pelaku begal tersebut yakni pasangan kekasih yang menumpangi mobil korban dari Baturaja menuju Palembang. Mereka adalah tersangka Rosi (27), warga Dusun Pauh Rawas Kampung II Kabupaten Musi Rawas dan ‘PD’ (16), warga Jalan Putri Dayang Rindu Kelurahan Keramasan Kertapati Palembang yang berstatuskan oknum pelajar SMP.

Dalam melancarkan aksinya tersangka menjerat leher korban dengan rantai sepeda motor. Kemudian keduanya memukul kepala korban menggunakan kunci roda mobil dan kunci inggris.

Beruntung nyawa korban selamat setelah aksi perampokan tersebut terlihat oleh warga di sekitar lokasi kejadian. Sehingga korban ditolong dan dilarikan ke rumah sakit. Sedangkan untuk kedua tersangka begal langsung diamankan warga dan selanjutnya diserahkan ke pihak kepolisian.

Kapolsek Sukarami Palembang, Kompol Rivanda melalui Waka Polsek AKP Polin Pakpahan, Senin (1/10/2018) mengatakan, kejadian tersebut bermula saat kedua tersangka menumpangi mobil travel yang dikendarai korban dari Baturaja menuju Palembang. Saat di perjalanan korban memberhentikan mobil untuk makan di salah satu rumah makan dan ketika itulah tersangka Rosi dan ‘PA’ melihat korban menghitung uang hingga keduanya berniat membegal korban.

Baca Juga :   Ngaku Khilaf, Karyawan Bengkel Larikan Mobil Pelanggan ke Kayuagung

“Saat korban sedang makan bersama penumpang lainnya di rumah makan, tersangka Rosi ini melihat korban menghitung uang dari ongkos para penumpangnya. Sehingga Rosi mengajak pacarnya ‘PA’ melakukan rencana untuk membegal korban. Dalam perencanaan tersebut, awalnya Rosi mencari tali namun tidak ditemukan, malahan tersangka menemukan rantai bekas motor, hingga rantai tersebut disimpannya ke dalam di saku celana,” ungkapnya.

Masih dikatakannya, setelah makan di rumah makan tersebut selanjutnya korban kembali melanjutkan perjalanan mobil travel yang dikendarainya menuju Kota Palembang. Setiba di Palembang, para penumpang lainnya turun di kawasan KM 12 sementara kedua tersangka meminta diantarkan ke kawasan Sukarami Palembang.

“Korban yang tidak curiga lantas mengantarkan kedua tersangka. Namun saat di perjalanan tepatnya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tersangka Rosi yang duduk di jok belakang langsung menjerat leher korban dengan rantai sepeda motor yang sudah disiapkan tersangka,” jelasnya.

Diungkapkannya, dikarenakan korban merontak melakukan perlawanan saat dijerat sehingga tersangka Rosi menyuruh tersangka ‘PD’ mengambil kunci roda dan kunci inggris milik korban, yang saat itu dilihat tersangka berada di dalam mobil.

“Setelah kunci tersebut diambil lalu tersangka ‘PD’ memukul kepala korban menggunakan kunci roda sebanyak dua kali. Selain itu tersangka Rosi juga memukul kepala korban dengan kunci Inggris berkali-kali hingga kepala korban mengeluarkan darah segar,” ujarnya.

Baca Juga :   Mencuri di Rumah Adik Kandung, Warga Lubuklinggau Selatan Ditangkap

Lebih jauh dikatakannya, karena saat kejadian korban masih dalam kondisi menyetir sehingga korban membanting stir, membuat ban mobil masuk ke dalam parit yang berada di pinggir jalan.

“Saat itulah ada warga dan pengguna jalan yang melintas di lokasi hingga korban berteriak dan ditolong oleh warga. Selain menyelamatkan korban, warga juga berhasil mengamankan kedua tersangka. Usai diamankan kedua tersangka diserahkan ke pihak kepolisian, dan kini kedua tersangka telah kami amankan di Mapolsek Sukarami guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Lanjutnya, dari pemeriksaan yang telah dilakukan diketahui jika kedua tersangka mengakui jika aksi begal yang mereka lakukan sudah direncanakan. Bukan hanya itu, kedua tersangka juga mengaku nekat melakukan permapokan tersebut lantaran butuh uang untuk modal menikah.

“Kedua tersangka ini mengaku mau nikah namun tidak ada uang hingga keduanya melakukan aksi begal tersebut untuk merampas uang dan jugamobil milik korban. Bahkan keduanya mengakui jika aksi tersebut berhasil, mereka mau kabur ke Lampung, dan di sana mereka akan menikah,” tandasnya. (ded)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Polda Sumsel Tunggu Hasil Penelitian Kelengkapan Berkas Empat Tersangka Dugaan Korupsi Jargas SP2J Palembang dari JPU

Palembang, KoranSN Polda Sumsel saat ini masih menunggu hasil penelitian kelengkapan berkas perkara empat tersangka …

error: Content is protected !!