Begal Tewas Diterjang Timah Panas

Satu Begal Tewas Ditembus Timah Panas. (Foto-sn/Deni Ardiyansyah)
Satu Begal Tewas Ditembus Timah Panas. (Foto-sn/Deni Ardiyansyah)

Martapura, KoranSN

Anggota Satuan Reskrim (Satreskrim) Polres OKU Timur berhasil melumpuhkan satu dari dua tersangka begal yang ingin melancarkan aksinya di wilayah Desa Pahang Asri, Kecamatan BP Peliung, Kabupaten OKU Timur, Rabu (20/1/2016) dini hari, pukul 04.30 WIB.

Tersangka yang diketahui berinisial ‘RS’ (25) ini, sebelumnya sempat berikan perlawanan hingga akhirnya anggota berhasil melepaskan tembakan tepat menyarang ke bagian dada sebelah kiri.

Saat dikonfirmasi, Kapolres OKU Timur, AKBP Saut Panggabean Sinaga, melalui Kasat Reskrim, AKP Yon Edi Winara, mengatakan, pihaknya bermodalkan informasi yang berhasil dihimpun dari masyarakat yang mengaku resah dengan aksi kejahata, tersangka ‘RS’ (25) yang tercatat sebagai warga Kecamatan Buay Pemuka Peliung, Kabupaten OKU Timur ini akan melakukan aksinya di Desa Pahang asri, tepatnya di jalan pematang persawahan yang mengarah ke Desa Bantan.

Berbekal informasi tersebut, anggota Satreskrim Polres OKU Timur langsung mengambil tindakan.

Baca Juga :   Massa OKI Amuk Pembegal Motor

“Saya berserta anggota langsung ke lokasi, sekitar pukul 04.30 WIB, pelaku ‘RS’ datang dengan posisi dibonceng kawannya menggunakan sepeda motor jenis Yamaha Vixion. Saat kami ingin menghadang, pelaku lompat dan langsung mengarahkan senpi dan yang diambil dari pinggang kirinya serta menembak ke arah petugas,” katanya.

Lanjut Kasat, sempat anggota Satreskrim diberikan perlawanan, pihaknya langsung berikan tembakan balasan ke arah pelaku, hingga akhirnya pelaku terjatuh terkena tembakan petugas, namun rekan pelaku berhasil melarikan diri.

“Anggota berikan tembakan balasan, dan pelaku ‘RS’ berhasil dilumpuhkan. Melihat pelaku terjatuh, kami langsung bawa ke RSUD Martapura, namun nyawanya tak dapat tertolong karena meninggal dalam perjalanan,” lanjutnya.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah senpi jenis FN warna putih, beserta tiga butir amunisi dan satu bilah sajam jenis pisau panjang berukuran 35 centimeter, bergagang kayu warna coklat dari pinggang sebelah kanan tersangka.

Baca Juga :   Diduga Menganiaya Hingga Tewas, Iptu BJ Dilaporkan

“Barang bukti yang kita dapat yakni; 1 buah senpi jenis FN dan 3 buah amunisi, serta sebilah golok ukuran 35 cm. Kami tetap akan melakukan pengejaran terhadap rekan tersangka yang sebelumnya berhasil melarikan diri,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan LP-B/149/IX/2014/Sumsel/OKU Timur tanggal 30 September 2014, serta hasil visum dari RSUD Martapura nomor 353/20/RSUD MPA /201, Dwi Setiawan yang merupakan salah satu korban dari tersangka ‘RS’ mengalami luka tembak pada bagian dada tembus ke bagian lengan tangan kiri.

Selain itu, korban juga mengalami trauma berat akibat sabetan benda tumpul. (das)

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

KPK Panggil 10 Saksi Kasus Suap Pengesahan RAPBD Jambi

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil 10 saksi dalam penyidikan kasus suap pengesahan Rancangan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.