Bekas Galian Jargas Kota Dikeluhkan

Ahmad Yani. (foto-dok/yudi/koransn.com)

Muara Enim, KoranSN

Penggalian jaringan gas kota yang saat ini sedang berlangsung di beberapa titik di Kota Muara Enim membuat gerah masyarakat. Pasalnya, pasca penggalian banyak tumpukan tanah yang belum dirapihkan akibatnya, ruas jalan menyimpit tentunya mengganggu kenyamanan dan keindahan kota.

Bahkan dalam Rapat Analisis dan Evaluasi Terhadap Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan Jaringan Gas Rumah Tangga di Kecamatan Muara Enim dan Kecamatan Ujan Mas, Senin (31/7/2017) sekitar pukul 14.00 WIB di Ruang Serasan Sekundang Muara Enim, keluhan tersebut turut dibahas.

Rapat dibuka oleh Asisten III, Ibrahim Ilyas yang dihadiri oleh menejemen PT Noerel Idea, kepala dinas, camat dan lurah.

Kepala Dinas PUPR Muara Enim, Ahmad Yani mengatakan, jika dia meminta kepada pihak pelaksana kegiatan jaringan gas kota untuk memperhatikan jalan nasional yang terkena crossing jargas seperti di Jalan SMB II, Jalan Nasional dari Ujanmas sampai Bundaran Air Mancur sampai Jembatan Enim III yang merupakan jalan nasional.

Menurut Yani, jangan sampai akibat penggalian Jargas tersebut, jika ada kerusakan ruas jalan, pihak PU yang terkena imbasnya. Selain itu juga, bekas penggalian tanah yang masih menumpuk di pinggir jalan agar dirapikan sehingga tidak berakibat pada penyempitan jalan.

Baca Juga :   Perwakilan Guru Honorer K2 Temui Bupati Askolani

“Saya mendengar informasi dari warga, ada pipa air yang bocor akibat penggalian jargas, namun belum dipastikan kebenarannya, untuk itu kamu menyarankan agar mengkonfirmasikan hal tersebut dengan pihak terkait,” katanya.

Sementara Kabag Pembangunan, Abdurrozieq Putra menambahkan, dirinya hanya memberikan masukan agar pemasangan instalasi di rumah tangga, pada saat melubangi dinding jangan dibobok pakai pahat melainkan menggunakan bor sehingga pekerjaan tersebut bisa rapi.

Keluhan tersebut katanya, didapat dari warga yang mengkomplain saat pemasangan instalasi jaringan gas kota ke rumah warga. Kalau pemasangan isntalasi rapi, tidak hanya keamanan bisa terjamin melainkan tidak mengganggu pemandangan.

Sedangkan Humas PT Noerel Idea, Deddy Haryanto menjelaskan, pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga untuk Kabupaten Muara Enim berlokasi di Kecamatan Muara Enim dan Kecamatan Ujan Mas sebanyak 4785 pelanggan. Dalam pekerjaan penggalian Jargas tersebut ada pengawasnya di lapangan selaku pemantau agar pekerjaan sesuai dengan ketentuan.

Baca Juga :   Keberhasilan Muba Kembangkan Komoditas Sawit Jadi Sorotan Banyak Pihak

Menanggapi tumpukan tanah bekas galian, menurutnya, dalam pemasangan Jargas, penggaliannya sampai dua atau tiga kali dibuka untuk pemasangan pipa gas. Untuk itulah bekas galian belum dipadatkan, namun pihaknya tetap bertanggungjawab agar kondisinya tetap menjadi semula.

Kemdudian mengenai masalah pipa air yang bocor, menurutnya, pihaknya selalu mengontak instansi terkait sebab dia tidak ingin terjadi miss komunikasi. Karena diakuinya, kalau jalur gas sama dengan jalur pipa air.

“Pemasangan instalasi gas ke rumah tangga, kami akan memantaunya dan berharap pemasangannya bagus dan rapi. Untuk diketahui jika Jargas ini nantinya akan menggunakan sistem token, sama halnya dengan listrik PLN. (yud)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Wujudkan Lumbung Pangan Nasional, OKU Timur Terus Cetak Lahan Sawah Baru

Martapura, KoranSN Bupati OKU Timur, HM Kholid Mawardi benar benar serius mewujudkan Kabupaten OKU Timur …