Bekas Galian Pipa di Dwikora Tak Kunjung Diperbaiki

Bekas galian pipa PDAM di kawasan Dwikora yang tak kunjung diperbaiki. (foto-reigan/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Perbaikan saluran pipa Perusahaan Daerah Air minum (PDAM) di kawasan Jalan Dwikora I dan Dwikora II yang mengakibatkan kerusakan pada jalan, hingga kini belum juga diperbaiki. Kondisi ini sangat dikeluhkan oleh warga sekitar, apalagi di saat hujan turun, kondisi jalan menyempit dan becek.

Salah satu pedagang di Jalan Dwikora I, Yayan (35) menuturkan, semenjak jalan ini diperbaiki sejak awal bulan September lalu, ruas jalan semakin menyempit hingga mengakibatkan kemacetan. Kondisi ini diperparah saat turun hujan, karena jalanan menjadi becek, dan tidak sedikit memakan korban.

“Pada waktu siang hari, kalau melihat kondisi seperti sekarang ini, rasanya kami ingin menjerit meminta agar segera diperbaiki. Dikarenakan, selain macet dampaknya warga jadi enggan mampir ke warung kami, lantaran berdebu saat terik matahari pada waktu siang hari. Untuk disiram terlau sering guna mengurangi debu, jalan menjadi becek,” ungkap Yayan, saat ditemui, Senin (23/10/2017).

Baca Juga :   Sekda Minta Kominda dan FKUB Tingkatkan Pengawasan

Terpisah, pihak kontraktor mengklaim bahwa pemasangan saluran pipa PDAM ini waktunya diperpanjang dari masa kontrak yang jatuh pada tanggal 15 Oktober. Dimana, pemasangan pipa tersebut, dimulai dari Jalan Nyoman Ratu dan Jalan Kapten Anwar Sastro Palembang, Kecamatan Ilir Timur I Palembang. Kemudian berlanjut pemasangan pipa ke wilayah Jalan Dwikora I hingga Jalan Dwikora II, sampai persimpangan Jalan Wijaya Kusuma.

“Pasca tanggal 15 Oktober, pekerjaan penggalian pipa ini di perpanjang selama 3 minngu kedepan. Namun, apabila tidak selesai dengan limit waktu yang diberikan, bisa-bisa kita dikenakan bahkan paling parah akan dibekukan,” ungkap Boy, kontraktor dari PT Natri Karya yang mengerjakan proyek tersebut.

Ia menuturkan, limit pengerjaan waktu perbaikan tersebut diperpanjang, lantaran PDAM memberikan waktu penambahan, guna mengganti hari-hari libur, terhitung mulai dari hari besar. Seperti, cuti hari raya dan sebagainya.

Baca Juga :   Didi Hayamansyah Jabat Kapolresta Palembang

“Jadi, kita diberikan limit selama lebih kurang 3 minggu lagi oleh pihak PDAM, secepatnya akan kita kerjakan agar tidak diberikan sangsi. Bagi warga kami mohon maaf atas keterlambatan ini, kemudian kami minta untuk bersabar sementara waktu ini,” ujarnya.

Sementara itu, pihak PDAM Tirta Musi belum bisa untuk dikonfirmasi saat dihubungi. (rgn)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Palembang Raih 2 Penghargaan Top 21 Inovasi Pelayanan Publik

Jakarta, KoranSN Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang meraih dua penghargaan Top 21 Inovasi Pelayanan Publik dan …